Hati-Hati Penggunaan BBM Oplosan

Sabtu, 31 Desember 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu bengkel di Aceh Selatan yang sering dimintai memperbaiki kendaraan yang rusak pada bagian mesin dan kabulator, akibat diduga menggunakan BBM oplosan. Poto direkam warga, kemarin.(Photo/mediaaceh.co.id/istimewa).

Salah satu bengkel di Aceh Selatan yang sering dimintai memperbaiki kendaraan yang rusak pada bagian mesin dan kabulator, akibat diduga menggunakan BBM oplosan. Poto direkam warga, kemarin.(Photo/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN (MA) Hati-hati minyak oplosan! Itulah sepenggal kalimat yang sering  terucap dari banyak orang  yang  menggunakan  kendaraan bermotor di Tapaktuan-Samadua Aceh Selatan dan sekitarnya.

Pasalnya,  sekarang ini, banyak  beredar BBM yang diduga bercampur dengan unsur lain.

Salah seorang warga di Samadua L. Rusdi, mengungkapkan, kendaraannya mengalami gangguan  mesin dalam  beberapa hari terakhir.

Tepatnya, sejak dia menggunakan BBM eceran di pinggir jalan Negara Banda Aceh Medan.

“Banyak juga yang mengaku mengalami hal serupa. Bahkan ada kawan yang bolak-balik ke bengkel,” kata L. Rusdi.

Menurut dugaannya, beredarnya BBM oplosan itu menyusul terjadinya kelangkaan BBM di SPBU, hingga mendorong pengecer menjual BBM yang dicampur dengan unsur kimia lain.

BACA JUGA...  Sepeda Motor Bawa Bantuan Terjatuh ke Sungai Kala Ilie Linge

Ironisnya, di tengah kelangkaan BBM di SPBU, pengecer BBM jenis pertalite tumbuh ‘bak jamur di musim hujan’.

Namun, sejauh ini tidak ada  penindakan dari aparat terkait. Padahal, munculnya pedagang minyak di pinggir Jalan Nasional itu sebagai sebab akibat.

“Tentu calon pengecer tersebut, terlebih dahulu mendapatkan BBM itu dari SPBU terdekat,” kata beberapa warga lain yang tidak disebutkan namanya.

Sehubungan dengan mobilitas masyarakat dalam menyambut tahun baru 2023 yang sesaat lagi akan tiba, warga diingatkan agar berhati-hati terhadap  BBM oplosan.

BACA JUGA...  Sorot BBM Bersubsidi, Wartawan Diperiksa Polisi

“Kelancaran perjalanan dan mengantisipasi kerusakan kendaraan hendaknya yang menjadi utama,” kata salah seorang tokoh masyarakat Aceh Selatan.

Selain penjualan BBM di pinggir jalan yang marak akhir-akhir ini, fenomena lain adalah antrian calon pembeli BBM  yang berlangsung berjam-jam di SPBU.

Bahkan, sebagian pengguna kendaraan bermotor dari berbagai jenis mengantri minyak jauh sebelum mobil tanki membongkar BBM.

Menurut warga, mereka takut tidak mendapatkan BBM bila  tidak mengantri.

“Apa boleh buat, biarlah antri berjam-jam dari pada tidak mendapatkan minyak,” kata seorang warga asal Kluet Utara Mawardi (57).

Perlu Kompensasi 

Menurut warga , di tengah krisis BBM ini, mereka meminta perhatian kepada pemerintah, Pertamina maupun pemilik SPBU

BACA JUGA...  Kejari Aceh Tengah Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Pengadaan Alat Permainan Edukasi

Permintaan mereka, yang pertama kepada pemerintah untuk terus menertibkan harga BBM, kedua kepada Pertamina agar tetap menyediakan minyak, ketiga kepada pihak pemilik SPBU diminta agar memberikan kompensasi waktu pengisian.

“Kalau sudah berjam-jam warga antri,  SPBU tidak harus membatasi waktu/jadwal pengisian BBM seperti pada pukul 18.00 WIB agar  tidak istirahat,” kata warga di Tapaktuan.

Demikian pula untuk pemerintah dan Pertamina agar tetap menyediakan minyak, berapapun nilai harga jualnya.

“Kami masyarakat tidak lagi mempersoalkan kenaikan harga BBM yang penting jangan putus minyak,” kata Saleh Sarbaini di Tapaktuan.(Maslow Kluet).

Berita Terkait

Pemprov Aceh Terima Catatan DPRA untuk Evaluasi APBA 2025
Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen
Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 
Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?
Taufik Jadi Plt Sekda Aceh
Ayah Wa Ajak Masyarakat Aceh Utara Semarakkan Maulidur Rasul 12 Rabiul Awal 1448 H
Cot Ba’u Didorong Jadi Destinasi Wisata Budaya
Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 02:43 WIB

Pemprov Aceh Terima Catatan DPRA untuk Evaluasi APBA 2025

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

SPS Aceh Bersama Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh

Kamis, 27 Agu 2026 - 14:02 WIB

PEMERINTAHAN

Pemprov Aceh Terima Catatan DPRA untuk Evaluasi APBA 2025

Kamis, 27 Agu 2026 - 02:43 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Hapus Denda PBB 100 Persen

Rabu, 26 Agu 2026 - 17:43 WIB

POLITIK

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:16 WIB