Hardikda Ke-63 di Aceh Utara Dipimpin Asisten I

Jumat, 2 September 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten I Dayan Albar,S.Sos.,MAP pimpin acara upacara Hardikda ke-63 di Aceh Utara dan membaca amanat Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki.

Asisten I Dayan Albar,S.Sos.,MAP pimpin acara upacara Hardikda ke-63 di Aceh Utara dan membaca amanat Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki.

LHOKSUKON, MEDIAACEH CO.ID Upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-63 tingkat Kabupaten Aceh Utara berlangsung sederhana di lapangan SMA Negeri 1 Lhoksukon, Jumat, 2 September 2022.

Meskipun demikian, kegiatan itu cukup khidmat dan diikuti antusias seluruh peserta upacara.

Atas perintah Penjabat Bupati Aceh Utara, Asisten I Setdakab Aceh Utara Dayan Albar, S.Sos, MAP, bertindak sebagai inspektur upacara.

Turut hadir menghadiri upacara tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara Razali, M.Pd, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Kabupaten Aceh Utara Drs. Ahmad Yamani,M.Pd, para Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SMP se-Aceh Utara, serta para pimpinan organisasi guru.

Upacara memperingati Hardikda Aceh ke-63 tahun 2022 mengambil tema “Bergerak Bersama Mewujudkan Merdeka Belajar untuk Generasi Penerus yang Islami, Tangguh, Kreatif dan Hebat”.

Asisten I Setdakab Aceh Utara Dayan Albar pada kesempatan itu membacakan amanat Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki. Antara lain mengatakan bahwa peringatan Hardikda ke-63 ini merupakan salah satu momen penting bagi pendidikan yang merupakan sebagai ujung tombak pembangunan dan kemajuan daerah.

BACA JUGA...  Muslim: Kita Siap Menangkan TA Khalid di Seunuddon untuk DPR RI

Untuk itu, dia meminta kepada seluruh elemen memperkuat kembali tekad untuk mencetak generasi penerus Aceh yang cakap, religius, kreatif, inovatif, inventif, pekerja keras, berdaya saing tinggi, serta memiliki karakter ke-Aceh-an yang kental. Dengan generasi muda berkualitas, diyakini akan mampu membawa perubahan yang lebih baik bagi Aceh di segala jenjang di masa depan.

“Alhamdulillah, beberapa tahun terakhir prestasi pendidikan Aceh terus meningkat. Anak-anak kita membawa pulang medali dari Kompetisi Sains Nasional, Festival Lomba Seni Siswa Nasional dan Lomba Keterampilan Siswa Nasional,” ungkapnya.

Begitu juga hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun ini, Aceh menempati peringkat lima besar dari 34 Provinsi di Indonesia, dari jumlah pelajar yang diterima di Perguruan Tinggi melalui jalur tersebut. Hampir di semua PTN terbaik di Indonesia ada pelajar dari Aceh. “Demikian juga SBMPTN tahun 2022, kita meraih posisi ke-8 Nasional, bahkan bila dihitung rasio persentasenya, Aceh menduduki peringkat pertama secara Nasional,” ujarnya.

BACA JUGA...  Aceh Utara Nasibmu Kini, Pak Gubernur Lihat Kami

Prestasi-prestasi tersebut patut disyukuri, karena berbagai ikhtiar yang telah dijalankan selama ini mulai menunjukkan hasil menggembirakan. Pendidikan Aceh telah menampakkan keberhasilannya di tingkat Nasional.

“Pencapaian ini memang masih jauh dari harapan kita semua. Perlu pembenahan dan penguatan yang lebih komprehensif dalam membangun sistem pendidikan di daerah, antara lain melalui berbagai program peningkatan mutu yang berkesinambungan. Kita harus terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh melalui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terukur,” pintanya.

Baru-baru ini, Dinas Pendidikan Aceh berupaya membuka kelas jauh jenjang pendidikan SMA di Pameu dan Jamat di Kabupaten Aceh Tengah, serta Kluet Tengah di Kabupaten Aceh Selatan. “Kita memanfaatkan sumber daya guru yang ada di sana, agar lulusan SMP di wilayah terpencil tersebut bisa mendapatkan pendidikan lanjutan.”imbunya.

BACA JUGA...  Muhammad Rani Sesalkan Pernyataan Wali Kota Lhokseumawe Terkait Prioritas Tenaga Kesehatan Ber-KTP Lokal

Agar hal tersebut berjalan dengan baik, para pihak terkait, seperti Kepala Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, pengawas sekolah, komite sekolah, manajemen penyelenggara, dan masyarakat harus dapat meningkatkan peran dan tanggung jawabnya sesuai kewenangan masing-masing. Pemerintah Aceh siap melakukan yang terbaik dalam mendukung langkah percepatan di bidang pendidikan, dan akan memberikan penghargaan kepada mereka yang berprestasi cemerlang.

Mengingat pentingnya pembangunan sektor pendidikan untuk membangun Aceh di masa kini dan masa depan, maka Pemerintah Aceh menempatkan pendidikan sebagai salah satu program prioritas pembangunan dalam Rencana Pembangunan Aceh Tahun 2023-2026. Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Aceh membutuhkan anggaran Pendidikan sekitar 20 persen dari APBA.

“Harapan kami selaku Kepala Daerah, dalam dua tahun ke depan kualitas Pendidikan Aceh mampu bersaing di tingkat Nasional, bahkan Internasional,”pungkasnya.(Sayed Panton).

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB