Gunung Sekorong Dirambah, Negara Absen? Dugaan Pengusaha Sawit Bermain di Lereng Terlarang

Jumat, 1 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebagian areal Gunung Sekorong tampak gundul dari kejauhan akibat  dirambah untuk kebun Sawit.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

Sebagian areal Gunung Sekorong tampak gundul dari kejauhan akibat dirambah untuk kebun Sawit.(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

Pernyataan itu justru memunculkan tanda tanya. Pasalnya, aktivitas berskala besar dengan penggunaan alat berat di kawasan pegunungan semestinya tidak luput dari pengawasan pemerintah.

Masrizar menyebutkan, pihaknya perlu memastikan status kawasan, apakah termasuk hutan lindung, hutan produksi, atau bahkan masuk dalam wilayah konservasi seperti Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Jika terbukti berada di kawasan lindung, maka aktivitas tersebut berpotensi melanggar hukum serius.

BACA JUGA...  TNGL Kluet Timur Dirambah, Aparat Gampong Diduga Terlibat 

“Kalau statusnya jelas, maka akan ada kewenangan masing-masing pihak untuk bertindak,” ujarnya.

Namun hingga kini, publik masih menunggu tindakan nyata, bukan sekadar kajian administratif.

Situasi di Gunung Sekorong kini menjadi potret buram tata kelola lingkungan di daerah. Di satu sisi, kerusakan terjadi secara nyata dan cepat. Di sisi lain, respons pemerintah terkesan lamban, bahkan cenderung pasif.

BACA JUGA...  Direkomendasikan DPD RI, Panitia Aceh Raya Ucapkan Terima Kasih

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya hutan yang hilang, tetapi juga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum dan keselamatan warga yang dipertaruhkan.(Maslow Kluet)

Berita Terkait

Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Tanggapi Pemberitaan 
TNI Bangun Jembatan di Gampong Lawe Buluh Didi
Secara Aklamasi, M. Yusuf M. Amin Pimpin PGRI PC TJA 
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
Dua Gampong di Tanah Jambo Aye Terima Mobil Kopdes Merah Putih
Program KAS 2027 Menuai Kritik

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Tanggapi Pemberitaan 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:20 WIB

TNI Bangun Jembatan di Gampong Lawe Buluh Didi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Secara Aklamasi, M. Yusuf M. Amin Pimpin PGRI PC TJA 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Catatan Pansus DPRK Aceh Tengah Tentang Bencana 

Berita Terbaru

Kadis PUPR Aceh Selatan Skar Fharaby.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Kepala Dinas PUPR Aceh Selatan Tanggapi Pemberitaan 

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:57 WIB

Saat TNI bersama warga Gampong Lawe Buloh Didi, Kluet Timur, Aceh Selatan membangun jembatan beton.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Bangun Jembatan di Gampong Lawe Buluh Didi

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:20 WIB

RAGAM BERITA

Malam Ini, FPRMI Aceh Dilantik 

Rabu, 14 Okt 2026 - 17:24 WIB

Kegiatan DPC Partai Demokrat Aceh Tengah dalam rangka Setetes Darah Untuk Sejuta Harapan bekerja sama dengan RSU Datu Beru Takengon

POLITIK

Demokrat Aceh Tengah Gelar Donor Darah 

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:48 WIB

Serah terima pengurus PGRI PC TJA lama dengan baru yang disaksikan oleh Wakil Ketua I dan II PD PGRI Kabupaten Aceh Utara di aula K3S TJA, Rabu, (14/10).

PEMERINTAHAN

Secara Aklamasi, M. Yusuf M. Amin Pimpin PGRI PC TJA 

Rabu, 14 Okt 2026 - 12:32 WIB