Gunung Api Burni Telong Terpantau Tenang, Tapi Perlu Diwaspadai

Jumat, 27 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Api Burni Telong Bener Meriah, Aceh, terpantau aman dan harus diwaspadai. Foto : mediaaceh.co.id.(Salhadi).

Gunung Api Burni Telong Bener Meriah, Aceh, terpantau aman dan harus diwaspadai. Foto : mediaaceh.co.id.(Salhadi).

REDELONG  |  MA — Aktivitas Gunung Burni Telong selama periode 1 hingga 15 Maret 2026 masih menunjukkan dinamika yang perlu diwaspadai. Meski secara visual terpantau relatif tenang, aktivitas kegempaan di bawah permukaan belum sepenuhnya stabil.

Berdasarkan laporan evaluasi terbaru, gunung api yang berada di Kabupaten Bener Meriah ini, umumnya terlihat jelas hingga sesekali tertutup kabut. Tidak teramati adanya hembusan asap dari kawah. Kondisi cuaca bervariasi, mulai dari cerah hingga hujan, dengan arah angin lemah hingga sedang ke berbagai penjuru. Suhu udara di sekitar gunung berkisar antara 14 hingga 28 derajat Celsius.

BACA JUGA...  BBJN Aceh Pacing Jalinsum yang Rusak Parah

Namun demikian, hasil pengamatan instrumental menunjukkan aktivitas kegempaan yang masih didominasi Gempa Vulkanik Dalam (VA). Dalam periode tersebut, tercatat 85 kali gempa Vulkanik Dalam, 17 kali gempa tektonik lokal, dan 19 kali gempa tektonik jauh.

Plt Kepala Badan Geologi, Lina Saria, menyampaikan, meski terjadi penurunan aktivitas dibandingkan periode sebelumnya, jumlah gempa Vulkanik dalam masih berada di atas normal.

BACA JUGA...  Karena Kelelahan, Anggota PPK Syi'ah Utama Meninggal Dunia 

“Berdasarkan hasil evaluasi hingga pertengahan Maret 2026, aktivitas Gunung Burni Telong masih berada pada Level II atau Waspada.

“Masyarakat kami himbau untuk tidak mendekati kawah dalam radius 3 kilometer serta menghindari area fumarol dan solfatara, terutama saat cuaca mendung atau hujan,” ujarnya. Kamis (26/3/2026).

Berita Terkait

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Longsor Menghantui Pengguna Jalan 
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Senin, 21 September 2026 - 19:46 WIB

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Sabtu, 19 September 2026 - 21:33 WIB

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Berita Terbaru

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB

Petugas melayani beberapa warga yang membeli paket pasar murah di Gerai KDMP Gampong Air Pinang Tapaktuan, Senin, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

EKBIS

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:58 WIB

Usai menyerahkan kursi roda, Bunda Salma berbincang-bincang dengan Samsuddin Pasaribu salah warga yang sakit lumpuh di Gampong Samakurok, Selasa, (22/9).

PEMERINTAHAN

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:15 WIB

FEATURE

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:36 WIB