Pemda Robohkan Bangunan Liar di Bataran Sungai Karang Anyar

  • Bagikan
Satu diantara cafe yang di robohkan tim gabungan Satpol PP, dibataran Sungai Desa Sukamandi, Kecamatan Mergau, Kabupaten Deli Serdang

 26 total views,  2 views today

Pemda Robohkan Bangunan Liar di Bataran Sungai Karang Anyar

DELI SERDANG (MA) – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Deli Serdang, provinsi Sumatera Utara. Robohkan bangunan liar di Bataran Sungai Desa Karang Anyar dan Sidodadi Kecamatan Bringin serta Desa Sukamandi Hilir kecamatan Mergau. Rabu, 17 November 2021.

Perobohan bangunan liar tersebut tidak diwarnai dengan protes para pemilik bangunan, sebab; sudah diingatkan jauh sebelum perobohan dilakukan.

Begitu disebutkan Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kabupaten Deli Serdang, Bidang penegakan peraturan daerah Ub. Kasi pengawasan dan Bina PPNS, Haris Pohan, SH M. Si, pada mediaaceh.co.id di Beringin.

Kata Haris, pihaknya saat melakukan perobohan dilengkapi dengan Surat Berita Acara Penegakan dan Pembongkaran bangunan liar tersebut.

Tim terpadu yang di komandoi Satpol PP itu, melakukan pembongkaran menggunakan alat berat (Escavator), sebanyak 12 unit Kafe dengan bangunan menengah elit, dan 2 warung kopi yang berada dilahan pengawasan Bantara Wilayah Sungai roboh rata dengan tanah.

“Sasaran kita tetap cafe-cafe liar yang ada dibataran sungai ini. Harus dirobohkan, selain mengganggu estetika Batas Wilayah Sungai (BWS), akan menghalangi laju air saat terjadi bah,” jelasnya.

Tindakan pembongkaran sudah sesuai dengan pasal 31 ayat 1 Peraturan daerah Kabupaten Deli Serdang nomor 6 tahun 2021 tentang perizinan tertentu.

Bahwa setiap orang atau badan yang mendirikan bangunan atau menambah bangunan tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tidak sesuai atau menyimpang dan atau melanggar dari ijin tersebut dikenakan tindakan penghentian pelaksanaan dan pembongkaran bangunan.

[Setiap orang atau badan dilarang] mendirikan bangunan padailik jalan, ruang milik sungai, ruang milik SITU, ruang milik waduk kecuali untuk kepentingan dinas.

Kementrian Bantaran Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II melalui bidang pengawasan, Agus mengatakan, sudah berulang kali kami memberikan surat kepada instansi-instansi terkait untuk menanggapi surat tersebut untuk ditindak lanjuti.

“Alhamdulillah, pihak terkait merespon surat kami hingga sampai pembongkaran bangunan yang ada di areal pengawasan BWS Sumatera II ini,” ujarnya.

Agus meminta agar masyarakat jangan lagi membuat/membangun diareal bantaran sungai sepanjang tidak ada izin termasuk galian C.

“Setelah bangunan tanpa izin ini kita bongkar, pohon -pohon besar seperti sawit dan pohon besar lainnya yang ada di lahan pengawasan BWS juga kita bongkar,” ungkapnya.

Agus juga mengharapkan, kepada masyarakat mengertilah agar jangan membangun dilahan pengawasan BWS Sumatera II karena wewenang ada di instansi terkait.

Hadir dalam penegakan dan pembongkaran bangunan tanpa izin, eksekutor Satpol PP Deli Serdang dan jarannya disaksikan phial Polresta dan jajarannya, Denpomdam dan jajaranya, Camat beserta jajaranya, Kementrian BWS Sumatera II juga disaksikan ratusan masyarakat sekitar. [Ali Akbar].

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...