GEPRINDO : Pemerintah Kurang Sigap Atasi Virus Corona

Minggu, 26 Januari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bastian P Simajuntak

Bastian P Simajuntak

JAKARTA (MA)-Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO,  Bastian P. Simanjuntak menilai Pemerintahan Jokowi-Makruf tak serius menanggapi maraknya penyebaran virus corona asal Cina yang kini mulai menyebar ke sejumlah negara. Penilaian itu disampaikan melalui rilis pers yang diterima redaksi mediaaceh.co.id, Sabtu, 24 Januari 2020.

“Kami menganggap pemerintah dalam hal ini kementrian kesehatan kurang sigap dalam mencegah merebaknya virus corona di Indonesia. Bagaimana penanganan WN China di daerah-daerah? Apakah ada pemeriksaan khusus terhadap mereka?” ujarnya.

Penilaian tersebut bukan tanpa alasan, GEPRINDO memantau dan menilai bahwa langkah pemerintah seperti menganggap sepele hal ini.

BACA JUGA...  Menanam Peradaban Hijau di Hutan Kota; Asa Baru dari Aras Sembilan

“Berdasarkan pengamatan kami pemerintah hanya menghimbau dan meningkatkan kewaspadaan di airport2 yang ada rute penerbangan langsung dari China dan menurut kami itu sudah terlambat, karena kembungkinan besar pengidap virus corona sudah terlanjur berada di Indonesia sebelum pemeritah Indonesia meningkatkan kewaspadaan di dalam Negeri.” sebuntya.

Untuk itu, dia mendesak Pemerintah RI yang dikendalikan oleh Presiden Joko Widodo supaya menempuh langkah serius untuk mencegah jangan sampai virus itu masuk ke Indonesia.

“Harus ada langkah kongkrit, jemput bola, jangan hanya waspada. Kementrian harus memerintahkan dinas2 kesehatan di seluruh pelosok Indonesia bekerja dengan imigrasi, untuk melakukan pengecekan terhadap WN China yang tinggal di Indonesia semenjak virus ini merebak di Wuhan.” sarannya.

BACA JUGA...  Proses  Pelelangan di BP2JK Aceh Diduga Berbau KKN, KPK Harus Turun Tangan 

Hasil pantauan GEPRINDO, virus corona termasuk virus yang sangat berbahaya dan jangan sampai pencegahannya terlambat.

“Terus terang kami gelisah, kementerian kesehatan harus serius dan bekerja cepat karena virus corona sangat berbahaya bagi masyarakat kita jika penanganannya terlambat.” tegas Bastian.

Seperti diketahui, vrus baru yang disebut corona virus telah membuat geger warga dunia. Sebab, selain dapat menyebar dengan sangat cepat, virus itu juga telah menyebabkan kematian pada banyak orang di beberapa negara dunia, utamanya di China.

BACA JUGA...  Kondisi Genting, GEPRINDO Sarankan Segera kembali ke UUD45 Asli

Pada Kamis (24/1/2020), pemerintah China mengatakan, virus yang pertama kali muncul dari daerah Wuhan ini telah memakan korban jiwa sebanyak 25 orang dan menjangkiti lebih dari 830 orang sejak pertama kali muncul akhir tahun lalu.

Lalu, apa sebenarnya corona virus dan dari manakah sumbernya?

Laporan pemerintah China menyatakan, virus corona mulai mewabah di Wuhan, China, pada Desember lalu. Para pejabat negara mengatakan virus corona mungkin berasal dari hewan liar yang dijual di Pasar Makanan Laut Huanan (Huanan Seafood Market) yang terletak di pusat kota Wuhan. (r/MU)

Berita Terkait

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Berita Terbaru

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB

Petugas melayani beberapa warga yang membeli paket pasar murah di Gerai KDMP Gampong Air Pinang Tapaktuan, Senin, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

EKBIS

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:58 WIB

Usai menyerahkan kursi roda, Bunda Salma berbincang-bincang dengan Samsuddin Pasaribu salah warga yang sakit lumpuh di Gampong Samakurok, Selasa, (22/9).

PEMERINTAHAN

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:15 WIB

FEATURE

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:36 WIB