Fakrurrazi Ditangkap Polisi, Ini Sebabnya

Kamis, 16 Maret 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LANGSA  I AP-Fakhrurrazi (25) ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Langsa‎ bersama bandar narkoba lainnya asal Kabupaten Pidie, Hendra (31), Selasa, 14 Maret 2017. Mereka ditangkap pada tempat dan waktu yang berbeda.

“Tersangka Hendra kami tangkap di Gampong Alue Dua, Kecamatan Langsa Baro tepatnya di depan SPBU, pada Minggu (12/3). Sedangkan Fakhrurrazi ditangkap di simpang tugu Kota Langsa pada Selasa (14/3),” kata Kapolres Langsa AKBP Iskandar ZA melalui Kasat Narkoba IPTU Agung Wijaya Kusuma kepada sejumlah wartawan dalam konferensi pers, Rabu (15/03/2017), di Mapolres Langsa.

BACA JUGA...  Plt Gubernur Hadiri Apel Pasukan Pengamanan Pilkada Serentak 2019

Dikatakan IPTU Agung, dari dua warga Gampong Pante Crueng Tanjong, Kecamatan Padang Tiji itu, Polisi mengamankan barang bukti sebanyak 29 gram sabu.

IPTU Agung menjelaskan, penangkapan terhadap dua bandar narkoba tersebut dilakukan pihaknya dengan cara undercover.

“Anggota kami melakukan penyamaran sebagai pembeli sabu, lalu memesan untuk diantar ke Langsa. Nah begitu tersangka tiba di Langsa langsung kita amankan,” kata IPTU Agung.

BACA JUGA...  UMKM Halal Food Tarik minat Masyarakat Berkunjung Ke sabang

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini kedua tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Langsa untuk proses hukum lebih lanjut,” ungkap Kasat Narkoba.

Selain menangkap dua bandar narkoba asal Pidie tersebut, tambah Kasat Narkoba, dalam bulan Maret ini pihaknya juga meringkus 13 tersangka penyalahgunaan narkoba lainnya.[LAl]

.

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB