“Ini yang membesarkan dan asabat saya terpanggil dari lubuk hati yang paling dalam, untuk pulang ke Aceh Tamiang. Padahal, saya sudah ditawarkan untuk mendampingi Mualem [Muzakir Manaf] sebagai calon Wakil Gubernur Aceh. Pusat juga mengarahkan saya untuk jabatan itu. Tetapi karena dorongan dari orang tua (sesepuh), tokoh masyarakat, Pemuda dan elemen yang ada membesarkan hati saya untuk membangun kampung halaman saya,” tegas Putra Dusun Gang Bengkok, Kampung Bukit Tempurung ini.
KATA AWAL YANG DIUCAPKAN Armia Fahmi “Saya ini, levelnya Calon Gubernur, paling kurang Wakil Gubernur Aceh. Sebab apa?, Pangkat saya Irjend [Jenderal Polisi Bintang Dua]. Dan yang harus diketahui bahwa jenderal bintang dua asal Aceh Tamiang hanya tiga orang Mayjend TNI M. Nur Muis, Mayjen TNI Sulaiman AB dan saya Irjend Pol Drs Armia Fahmi, MH,” Kata Armia mengawali bincangnya.

Kalau memang levelnya Gubernur atau Wakil Gubernur kenapa Armia Fahmi lebih memilih jadi Calon Bupati Aceh Tamiang?, begini jawab sempalan Diklatpim TK.I 2019. Bahwa; Aceh Tamiang merupakan kampung halaman Armia Fahmi, dia melihat dalam usianya yang ke 22 tahun, Bumi Muda Sedia menjadi kabupaten, masih pincang, pembangunan di semua sektor belum terlihat mumpuni.




