“Ini bukan soal kepentingan kelompok atau daerah tertentu, tetapi demi keadilan politik dan masa depan DPRA sebagai dewan rakyat Aceh,” pungkas Arifin.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pimpinan DPRA maupun dari Muzakir Manaf terkait pernyataan tersebut. (R)



