DOA DI AWAL TAHUN, HARAPAN DI TENGAH KETIDAKPASTIAN

Selasa, 6 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Pertamina Hulu Energi (PHE) NSO menggelar santunan untuk ratusan anak yatim dari 11 desa di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini sebagai wujud nyata komitmen PHE NSO dalam menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Caption: Pertamina Hulu Energi (PHE) NSO menggelar santunan untuk ratusan anak yatim dari 11 desa di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini sebagai wujud nyata komitmen PHE NSO dalam menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

“Pemberian santunan dan doa bersama ini bukan hanya soal berbagi. Ini tentang kebersamaan dan empati terhadap anak-anak kita yang membutuhkan perhatian,” ujar Yulinda.

DI AULA Kantor Camat Muara Satu, Minggu pagi itu, 4 Januari 2026. suasana terasa berbeda. Kursi-kursi plastik tersusun rapi, bukan untuk rapat birokrasi atau seremoni resmi, melainkan untuk sebuah pertemuan yang lebih sunyi maknanya; doa bersama dan santunan anak yatim.

BACA JUGA...  Tri Astuti : Disabilitas Bukan Kaum Marginal

Di antara para pekerja migas, pejabat pemerintah, dan tokoh masyarakat, duduk 110 anak yatim dari 11 gampong di Kecamatan Muara Satu—mereka yang memulai tahun dengan harapan, meski hidup tak selalu ramah pada usia mereka.

Kegiatan yang digelar PT Pertamina Hulu Energi (PHE) NSO ini menjadi penanda awal tahun 2026.

Tidak dengan gemerlap, melainkan dengan doa, santunan, dan kebersamaan sederhana. Dalam lantunan doa yang mengalir pelan, ada harapan agar pekerjaan berjalan lancar, keselamatan terjaga, dan hubungan antara perusahaan dengan masyarakat tetap terawat di tengah dinamika wilayah operasi hulu migas.

BACA JUGA...  Karena Kasus ‘Pembegalan’ Beasiswa tak Tuntas Kapolda Baru Aceh di Demo

DUDUK SEJAJAR, MERAWAT EMPATI

PARA anak yatim duduk berdampingan dengan para pekerja PHE NSO dan undangan. Tidak ada jarak yang mencolok, tidak ada sekat simbolik.

Berita Terkait

Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak
SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh
Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban
Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Musim Hujan Kembali, Faisal Rizal Desak Pusat Percepat Rehab-Rekon Aceh
Mahasiswa USK Desak Pemerintah Percepat Rehabilitasi Pascabencana Aceh
Sabang Jadi Sorotan Wagub Aceh Dorong Penguatan Jalur Internasional

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 16:53 WIB

Dinas Koperasi Aceh Diminta Hentikan Langkah Sepihak

Kamis, 24 September 2026 - 07:21 WIB

SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh

Minggu, 20 September 2026 - 19:53 WIB

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Kamis, 17 September 2026 - 18:41 WIB

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

Saat penyerahan penghargaan oleh ketua IPAU kepada Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Diapresiasi IPAU atas Respons Bencana

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:38 WIB

Muhammad Naufal Efendi mengepalkan tangannya sebagai simbol perlawanan atas kondisi ril SMRS yang kehilangan daya serapnya.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Banjir Terus Mengancam

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:27 WIB

NEWS FEATURE

Kongres PSSI Aceh Dipersoalkan Sejumlah Voters

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:51 WIB