Abrasi dan Sedimentasi Muara Kuala Penaga, Kuala Genting Ekstrem

Konsorsium lembaga di Aceh Tamiang survey masalah abrasi dan sedimentasi muara DAS Tamiang.

Abrasi dan Sedimentasi Muara Kuala Penaga, Kuala Genting Ekstrem

KUALASIMPANG | MA – Abrasi dan Sedimentasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang terjadi di Muara Kuala Penaga serta Kuala Genting sangat ekstrem, berada wilayah di Kecamatan Bendahara, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Abrasi [Pengikisan garis Pantai] tak terelakan, akibat Sedimentasi [Pendangkalan Dasar Sungai] dengan intensitas tinggi terus saja menimbun dasar DAS Tamiang.

BACA JUGA...  SAYA BERSUMPAH PASTI ADA DI SINI!

Penyebabnya, DAS Tamiang mengalami kerusakan yang sangat kritis, terutama eskalasi pembalakan terus saja terjadi di wilayah Hulu DAS Tamiang.

Hingga tak ada lagi filtrasi DAS Tamiang, akibatnya; terjadi sedimentasi yang sangat parah. Terjadi pendangkalan-pendangkalan di hilir wilayah muara sungai.

Begitu ditegaskan Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Hutan Lestari (LembAHtari), Sayed Zainal, M. SH. Didampingi Ketua Lembaga Bina Arsitektur Mahdani (LeBAM), Zulkarnain, ST. Pada mediaaceh.co.id. Senin, 27 Februari 2023 di Kualasimpang.

BACA JUGA...  Kasus Aktif Indonesia Lebih Rendah Dari Rata-Rata Dunia

Apalagi itu, Sungai Aceh Tamiang merupakan bentangan yang memanjang dari Hulu ke Hilir dan berakhir di Muara Kuala Penaga dan Kuala Genting, Kecamatan Bendahara.

Muara Kuala Penaga dan Kuala Genting di Kecamatan Bendahara tersebut berhadapan langsung dengan laut lepas.