Abrasi dan Sedimentasi Muara Kuala Penaga, Kuala Genting Ekstrem

Senin, 27 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Sedimentasi itu terjadi semenjak banjir tahun 2006. Kita sudah lakukan pengamatan semenjak banjir tahun 2009. Ini harus segera dilakukan pengerukan, kalau tidak dilakukan maka kerugian masyarakat akan terus dialami setiap hujan deras di Hulu Tamiang,” sebutnya.

Zulkarnain yang akrab disapa Zul Lebam memaparkan tahap pertama yang harus dilakukan adalah pengerukan Muara Kuala Penaga dan Muara Kuala Genting.

BACA JUGA...  BNNK Aceh Tamiang tak Bisa Kerja Sendiri

“Ini yang menghambat arus air baik pasang surut maupun luapan Sungai Tamiang,” tegasnya.

Menurut analisa Tim Bersama saat berada di lokasi, untuk Muara Kuala Genting ada Sedimentasi seluas 3.500 x 1.250 meter dan Muara Kuala Penaga ada Sedimentasi 2.250 x 750 meter.

“Pengerukan harus dilakukan di dua lokasi ini dengan kedalaman harus mencapai 10 – 12 meter. Ini harus dilakukan,” tegasnya.

BACA JUGA...  Terpilih Secara Aklamasi, Tgk Mufaddhal Pimpim PDA Aceh Besar

Sementara itu Direktur Eksekuif Lembaga Advokasi Hutan Lestari (LembAHtari) Sayed Zainal juga menyampaikan bahwa kondisi Wilayah Sungai (WS) untuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Tamiang kondisinya sangat kritis dan perlu dilakukan pemulihan.

“Kondisi Kritis ini tentu mempengaruhi arus air ketika terjadi luapan. Sungai Tamiang terjadi Sedimentasi dan perlu dilakukan pengerukan,” tegasnya.

BACA JUGA...  LEBARAN TANPA TENDA DARURAT

Menurutnya dengan mengawali pengerukan Muara Kuala Penaga dan Muara Kuala Genting Kecamatan Bendahara merupakan langkah yang tepat agar arus luapan sungai tamiang menjadi lancar.

Berita Terkait

Dalami Teknik Olah TKP, Satreskrim Polres Sabang Gelar Pelatihan
Faisal Dukung Mualem, Persoalan Kekhususan Aceh Harus Tuntas
Indonesia Bidik Kemitraan Strategis Migas di ADIPEC 2026
Faisal Rizal Hasan Minta Mualem-Dek Fadh Evaluasi Penempatan Taqwallah
Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat
Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan
Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 02:21 WIB

Faisal Dukung Mualem, Persoalan Kekhususan Aceh Harus Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 21:43 WIB

Indonesia Bidik Kemitraan Strategis Migas di ADIPEC 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Faisal Rizal Hasan Minta Mualem-Dek Fadh Evaluasi Penempatan Taqwallah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Jelang 4 Desember, Tarmizi Age Ajak Aparat Rangkul Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Berita Terbaru

EKBIS

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:27 WIB