Diduga Mark-Up, SAPA Minta APH Usut Tuntas

Komunitas SAPA.

“Kami menduga ini merupakan modus untuk mencari keuntungan yang besar, karena jika melibatkan banyak pihak, para pejabat yang terlibat dalam panitia PON tidak akan mendapatkan keuntungan maksimal,” pinta Fauzan.

SAPA berharap diusut tuntas terhadap pengadaan ini dan meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejagung dan Bareskrim tidak berdiam diri terhadap dugaan penyelewengan anggaran PON.

BACA JUGA...  SAPA Serahkan Rekomendasi Terkait Pokir Dewan

“Sebanyak Rp. 500 miliar lebih dari APBA digunakan untuk mendukung Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut. Sangat miris jika masyarakat lokal hanya dijadikan penonton, pihak berwenang harus bertindak dan mengusut tuntas pengguna anggaran PON,” tegasnya.(R).