Demi Rakyat, APSBM Minta Pesawat Kargo Beroperasi, Pemda Harus Bekerjasama Kumpulkan Komoditi

Pesawat kargo pernah mendarat di Bandara Rembele, Bener Meriah.

REDELONG (MA) Asosiasi Pedagang Sayur Bener Meriah (APSBM) meminta pemerintah daerah menindaklanjuti jadwal penerbangan pesawat kargo Trigana Air dari Bandara Rembele untuk mengakut komoditi Gayo ke Jakarta.

Ketua APSBM Bener Meriah, Sabardi mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dengan Pemda untuk memenuhi kebutuhan komoditi yang akan dibawa ke Jakarta atau daerah lain luar Aceh.

BACA JUGA...  Wabup Bener Meriah Armia: Camat Majukan Daerah 

“Pemda harus bekerjasama dengan APSBM untuk kebutuhan komoditi barang yang akan diangkut ke Jakarta menggunakan pesawat kargo,” kata Sabardi, saat dikonfirmasi Wartawan, Kamis, (12/10/2023).

Pihaknya sangat mengapresiasi langkah Pemda yang menghadirkan pesawat kargo ke daerah ini, untuk mengakut hasil bumi daerah penghasil kopi Arabika Gayo itu.

“Kita sangat mengapresiasi, namun kita berharap jadwal penerbangan kembali dibuka jangan cuma sekali terus hingga saat ini tidak ada lagi penerbangan,” ungkapnya.

BACA JUGA...  Pemkab Bener Meriah Raih Penghargaan Prestisius dari BKKBN

Ia mengakui, biaya mengakut komoditi menggunakan pesawat Trigana Air memang cukup mahal, bahkan hasil pembicaraan pihaknya dengan maskapai per satu kilogram barang mencapai Rp 15 ribu.

“Kalau dari Rembele ke Jakarta memang cuma butuh 3 jam, namun biayanya per kilo mencapai Rp 15 ribu,”katanya.

Oleh sebab itu, kata dia, pemerintah harus mengalokasikan subsidi untuk mengakut hasil bumi dari Gayo menuju pulau Jawa.