Delapan Belas Tahun Damai Aceh dan Secuil Kisah Mantan Prajurit GAM

Rabu, 16 Agustus 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dia mengaku tidak pernah melakukan penculikan terhadap warga sipil dan aparat TNI ,Polri serta pembakaran sejumlah fasilitas negara. Berbagai nama samaran disandangnya mulai dari Kobra, Abu Muda dan terakhir dia dikenal dengan nama Abu Nek. Abu Nek muda ini bergerak bergerilya dalam hutan hingga tahun 2003 .

Dia mengatakan kondisi makin hari makin sulit dimana pasukan TNI dan Polri makin besar sehingga pergerakan Abu Nek dan teman teman makin sempit dan sulit . Akhirnya di tahun 2003 dia memutuskan untuk keluar dari Aceh dan ingin mendapatkan suaka politik dari Luar negeri. Perjuangan bukan hanya di dalam Nanggroe saja pikirnya.

BACA JUGA...  Gerebek Rumah Bandar Narkoba, BNN Sita 17 Kilogram Sabu

Keinginan untuk hijrah dari Aceh makin bulat dan langkah pun tertuju ke Banda Aceh meski dengan penuh perjuangan mengingat sang Abu Nek tidak memiliki KTP Merah Putih ( KTP yang diwajibkan saat darurat militer di Aceh).

Memberanikan diri menumpang angkutan umum dengan tujuan Medan, namun naas dihadang oleh pasukan TNI yang melakukan sweeping di Lampisang Aceh Besar. “Saya merasa inilah akhir dari perjalanan saya, namun ada kesempatan buat saya untuk kabur, mengingat banyak kendaraan yang berhenti menunggu giliran,” kisah Saiful.
Langkah seribu menelusuri areal persawahan warga dan langsung merambah ke Hutan kawasan Jantho. Cerita sangat pahit pun terjadi selama hampir 15 hari merambah hutan Jantho dalam pelarian .
“Deuk dan Luka tapak aki (Lapar dan luka tapak kaki) dalam uteun Tuhan (hutan Tuhan),‘’ ungkap Saiful.

BACA JUGA...  Jokowi Kembali Bermanuver Rombak Kabinetnya, ada nama AHY dan KaBIN

Berita Terkait

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 
Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh
Sejumlah Gampong di Aceh Selatan Dilanda  Banjir
HUT ke-62 Golkar, Andar Amin: Kami Terus Berbuat untuk Kesejahteraan Rakyat
SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 
Teuku Kamaruzzaman Kembali Pimpin IKAKUM USK 2026–2031
DPP PA Gelar FGD, Lukman Hakim: Pentingnya Ideologi Ke Acehan 
Kamalul Pimpin Partai Golkar, Targetkan Enam Kursi dan Rebut Ketua DPRK Aceh Selatan 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Pasca Demonstrasi di SMAN 1 Simpang Ulim, Kacabdin: Kita Tunjukkan Plh

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:20 WIB

HUT ke-62 Golkar, Andar Amin: Kami Terus Berbuat untuk Kesejahteraan Rakyat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:15 WIB

SAPA Desak APH dan BNN Tes Urine Anggota Legislatif Bireuen 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Teuku Kamaruzzaman Kembali Pimpin IKAKUM USK 2026–2031

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB