Dari Wacana ke Aksi, Masa Depan PLTA Peusangan 4 di Tangan Semua Pihak

Jumat, 10 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

REDELONG | MA —  Kabupaten Bener Meriah yang merupakan hasil pemekaran dari Aceh Tengah pada tahun 2004 terus mengalami berbagai perubahan seiring dengan pergantian kepemimpinan. Hingga saat ini, pemerintah daerah tetap berupaya melakukan berbagai langkah strategis demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu isu yang kini menjadi sorotan publik adalah rencana pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Peusangan 4 yang akan berlokasi di Kampung Cekal, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. Proyek ini telah lama diwacanakan dan mengalami dinamika seiring pergantian kepemimpinan serta penyesuaian visi dan misi pembangunan daerah.

BACA JUGA...  Matangkan Persiapan HUT Ke-19 Bener Meriah, Pemkab dan Forkopimda Gelar Rakor

Sebagaimana diketahui, sektor energi menjadi salah satu fokus utama pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan nasional. Berbagai potensi energi, mulai dari geothermal hingga Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), telah diidentifikasi di wilayah Aceh, termasuk Bener Meriah. Namun, hingga saat ini, realisasi dari potensi tersebut belum menunjukkan hasil yang optimal.

Kehadiran proyek PLTA Peusangan 4 diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Meski demikian, kekhawatiran publik tetap muncul, mengingat pengalaman proyek serupa seperti PLTA Peusangan 1 dan 2 di Aceh Tengah yang belum sepenuhnya memberikan dampak signifikan sesuai harapan masyarakat.

BACA JUGA...  Jangan Biarkan Pipa Minyak dan Gas Mengalir Keluar Daerah

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB