Dari Baret Merah ke Bintang Satu

Perwira yang sebelumnya menjabat Komandan Korem 011/Lilawangsa itu naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal TNI.

Bersamaan dengan kenaikan pangkat tersebut, ia mendapat amanah baru sebagai Komandan Resimen Induk Daerah Militer Iskandar Muda (Danrindam IM). Namun bagi Ali Imran, pangkat bukanlah tujuan akhir.

Alitasi dan Amanah Baru

DALAM struktur TNI Angkatan Darat, mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi.

BACA JUGA...  DINYATAKAN RUSAK BERAT, ARMIA PAHMI AJUKAN SANGGAHAN KEBERATAN

Ali Imran menggantikan Brigjen TNI Hasandi Lubis yang dimutasi menjadi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat. Hasandi ditugaskan mengikuti Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional XXVII Tahun Anggaran 2026 di Lemhannas RI.

Meski mendapat jabatan baru sebagai Danrindam Iskandar Muda, Ali Imran masih tetap dipercaya menjabat Danrem 011/Lilawangsa.

Rotasi jabatan ini menjadi bagian dari proses pembinaan karier prajurit sekaligus kebutuhan organisasi TNI.

BACA JUGA...  Anak-Anak yang Menyaksikan Kekerasan

Anak Banda Aceh

ALI IMRAN lahir di Banda Aceh pada 9 Juni 1978. Ia merupakan putra pasangan M. Yusuf Syah dan Rohani.

Lingkungan Aceh yang religius dan kuat dengan nilai sosial membentuk karakter dirinya sejak kecil.

Ia tumbuh dalam keluarga sederhana yang menjunjung tinggi disiplin dan pendidikan. Sejak kecil, ia telah bercita-cita menjadi tentara.

BACA JUGA...  Kebijakan Ekspor Benih Lobster: Sistem Kuota dan Evaluasi Manajemen Distribusi

“Saya lahir dan besar di Aceh. Setiap tugas yang saya jalani selalu saya maknai sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara.”

Pendidikan dan Awal Karier