Riki telah menorehkan jejak dengan karya. Kini, Iboy melanjutkan dengan harapan dan keberanian.
Mereka bukan sekadar dua nama dalam daftar pejabat desa, tapi dua anak kampung yang berjuang agar tanah kelahiran mereka berdiri lebih tegak, lebih hidup, dan lebih bermartabat.
“Dari jalan berlumpur hingga jembatan impian, semua berawal dari tekad sederhana: menjadikan Kuala Penaga rumah yang layak bagi semua.” [].




