4. Pemberdayaan perempuan dan PKK agar menjadi motor ekonomi keluarga, bukan sekadar organisasi seremonial.
5. Penyediaan air bersih untuk semua warga.
“Air bersih bukan kemewahan, tapi hak semua warga kampung.”
6. Pemberdayaan pemuda melalui pembangunan pusat kegiatan, fasilitas olahraga, dan ruang kreatif.
7. Pembangunan jembatan penghubung Bendahara–Seruway.
“Kalau jembatan itu terwujud, bukan hanya ekonomi yang bergerak, tapi hati warga pun akan lebih dekat.”
Dekat dengan Warga, Tegas dalam Sikap.
Meski dikenal ramah dan mudah bergaul, Iboy juga sosok yang tegas dalam keputusan.
“Pemimpin itu bukan hanya didengar saat kampanye, tapi harus tetap ada saat rakyat susah,” ucapnya di meunasah kampung suatu sore.
Wak Riah, salah seorang tokoh perempuan Kuala Penaga, menggambarkannya begini:
“Iboy itu sederhana tapi tegas. Ia tahu kapan harus mendengar, kapan harus bertindak. Dan yang paling penting [ia tidak pernah lupa dari mana ia berasal].”
Riki Rikardo (Datok Penghulu 2020–2025) “Membangun kampung bukan dengan banyak bicara, tapi dengan langkah yang nyata.”
Dari Lumpur ke Cahaya.
Sore itu, di bawah langit jingga Kuala Penaga, dua sosok kakak beradik duduk di tepian dermaga. Ombak kecil berkejaran, seolah mengiringi percakapan mereka tentang masa lalu dan masa depan kampung.




