Cegah Krisis, Denny Charter Minta Dana MBG Dialihkan ke Subsidi Energi

Senin, 16 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | MA  – Eskalasi konflik di Timur Tengah yang kian memanas kini menjadi ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi domestik Indonesia. Sebagai wilayah kunci produksi dan distribusi minyak mentah dunia, ketegangan di kawasan tersebut diprediksi dapat mengerek harga minyak hingga melampaui angka $110 per barel.

Kondisi ini, jika dibarengi dengan pelemahan nilai tukar Rupiah yang menembus Rp 17.000 per USD, diperkirakan akan menciptakan guncangan eksternal hebat yang menekan postur APBN serta daya beli masyarakat luas.

BACA JUGA...  Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang Gelar Rakor Timwas Orang Asing

Menanggapi situasi tersebut, Wakil Ketua Umum Pimnas Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Denny Charter, menekankan perlunya langkah teknokratis yang berani dari pemerintah untuk menjaga kredibilitas fiskal. Menurutnya, pemerintah harus menyiapkan skenario terburuk jika asumsi makro dalam APBN melesat jauh dari target awal.

“Indonesia adalah net importer minyak mentah dan BBM. Jika harga minyak dunia menyentuh $110 per barel dan Rupiah terdepresiasi ke Rp 17.000, beban subsidi energi akan membengkak drastis. Dalam situasi kritis seperti ini, evaluasi atau moratorium terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi opsi paling rasional untuk menyelamatkan stabilitas negara,” ujar Denny dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/3).

BACA JUGA...  Muhammad IB Naik Status Dari Kadus Jadi Kades

Berita Terkait

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Rabu, 16 September 2026 - 07:37 WIB

Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Selasa, 15 September 2026 - 13:10 WIB

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Berita Terbaru

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB