Menggunakan filter yang lebih efektif, seperti filter membran atau filter multimedia. Dipadukan dengan menggunakan metode yang lebih efektif, seperti ozonisasi atau UV.
PDAM dapat bekerja sama dengan pemerintah setempat dan masyarakat untuk mengelola sumber air sungai, seperti; Mengurangi aktivitas yang menyebabkan sedimentasi, seperti penambangan pasir atau deforestasi.
Membangun infrastruktur untuk mengurangi erosi dan sedimentasi, seperti tanggul atau terasering. Mengembangkan program konservasi air dan pengelolaan DAS (Daerah Aliran Sungai).
Pemantauan Kualitas Air
Perumda Air Minum Tirta Tamiang dapat melakukan pemantauan kualitas air secara teratur untuk mendeteksi perubahan kualitas air dan mengambil tindakan yang tepat.
Berkerja sama dengan masyarakat setempat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pengelolaan sumber air dan lingkungan.
Selanjutnya Investasi Infrastruktur; Pemerintah dan Perumda dapat melakukan investasi infrastruktur untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pengolahan air, seperti pembangunan instalasi pengolahan air yang lebih modern.
Ajukan Anggaran ke BWS
Perumda Air Minum Tirta Tamiang untuk membangun jaringan Air Minum yang moderen bisa saja mengajukan anggaran ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera Utara – Aceh.





