Dikatakannya, pentingnya penempatan pegawai, khususnya tenaga perawat, berdasarkan kompetensi dan keahlian, bukan atas dasar kedekatan personal atau titipan pihak tertentu. “Perawat sebagai ujung tombak layanan kesehatan harus diberikan ruang untuk bekerja secara profesional demi menjamin mutu layanan kepada pasien,” ujarnya.
Lanjutnya, hal lain yang juga sangat krusial adalah kepastian hak pegawai, terutama soal gaji dan tunjangan yang harus dibayar tepat waktu. “Masalah internal seperti keterlambatan pembayaran tidak boleh lagi mengganggu fokus pelayanan kepada masyarakat,” harap Wakil Rektor I Unaya ini.
“Jika semua hal ini mampu dibenahi oleh dr. Bunaiya Putra, maka pelantikan ini akan menjadi bukti nyata bahwa Bupati Aceh Besar telah mengambil keputusan yang tepat, menunjuk seorang pemimpin yang tidak hanya berani menghadapi tantangan, tetapi juga memiliki kapasitas membawa perubahan nyata demi pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Aceh Besar,” pungkasnya.(Sayed Panton)




