BSI: Monopoli yang Menyengsarakan, Layanan yang Memalukan!

Kamis, 13 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Riski Alfandi

Riski Alfandi

Awalnya, BSI mengklaim bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh pemeliharaan sistem, tetapi kemudian terungkap bahwa serangan siber adalah penyebab utamanya. Bukannya transparan dan segera bertindak, BSI justru menutup-nutupi masalah ini hingga kepercayaan nasabah semakin menurun.

SEJAK AWAL diberlakukannya kebijakan Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Aceh, kita semua dipaksa untuk meninggalkan sistem perbankan konvensional dan hanya bisa menggunakan layanan perbankan syariah, dengan BSI sebagai salah pemegang monopoli.

BACA JUGA...  Terkait "Cek-cok" Pemimpin di Aceh Besar ini Pendapat Wasekjend PB IPAR Aceh Besar

Argumen yang digunakan adalah bahwa sistem ini akan lebih sesuai dengan nilai-nilai Islam, lebih aman, dan lebih menguntungkan masyarakat. Namun, setelah bertahun-tahun berjalan, yang kita dapatkan justru sebaliknya: layanan buruk, sistem yang sering eror, dan manajemen yang tidak transparan.

Puncaknya terjadi sejak 9 Februari 2025, ketika aplikasi Byond BSI mengalami gangguan besar di Aceh. Bukan kali pertama, dan tampaknya bukan yang terakhir. Banyak nasabah mengeluhkan ketidakmampuan mereka mengakses rekening, melakukan transaksi, bahkan sekadar mengecek saldo. Jika ini adalah bank yang digadang-gadang sebagai kebanggaan umat, maka ini adalah kebanggaan yang penuh dengan kepalsuan.

BACA JUGA...  Anang Iskandar: Ganja Direklasifikasi Yes, Dilegalkan No

Berita Terkait

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku
Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal
Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:56 WIB

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 September 2026 - 17:40 WIB

Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 Nov 2026 - 23:42 WIB