Brigjen TNI Ali Imran, Jenderal Lapangan yang Tumbuh Bersama Rakyat

Minggu, 15 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah berbagai tantangan zaman, Brigjen TNI Ali Imran tetap berdiri teguh dengan satu keyakinan sederhana namun kuat [TNI lahir dari rakyat, bekerja untuk rakyat, dan akan selalu bersama rakyat].

PAGI ITU, kabut tipis masih menggantung di perbukitan Aceh ketika beberapa prajurit TNI terlihat menyeberangi sebuah jembatan gantung sederhana yang baru saja selesai dibangun.

BACA JUGA...  Fadlon dan Cahaya Prerana dari Tamiang

Di bawahnya, aliran sungai pegunungan mengalir deras. Jembatan itu bukan proyek besar bernilai miliaran rupiah, tetapi bagi masyarakat desa di pelosok, jembatan tersebut adalah urat nadi kehidupan.

Di tengah aktivitas itu, seorang perwira tinggi berdiri memperhatikan pekerjaan para prajurit dan warga yang bergotong royong. Seragam lorengnya tampak sama seperti prajurit lainnya, tanpa jarak, tanpa formalitas berlebihan.

BACA JUGA...  Rotasi?, Nanti Dulu, Ada Tahapan Regulasi Sebagai Patokan

Ia sesekali menyapa warga, bercanda dengan para pemuda desa, bahkan ikut membantu memastikan pekerjaan berjalan baik.

Dialah Brigjen TNI Ali Imran [seorang pemimpin militer yang dikenal bukan hanya karena kepemimpinannya di lingkungan TNI, tetapi juga karena kedekatannya dengan masyarakat].

Bagi Ali Imran, menjadi prajurit bukan sekadar profesi. Ia memaknainya sebagai jalan pengabdian.

BACA JUGA...  Komisi III DPRK Aceh Tamiang Soroti Kinerja Dinkes

“Menjadi prajurit TNI bukan hanya soal kemampuan tempur di medan perang, tetapi juga tentang mengabdi dan membangun bersama rakyat,” begitu prinsip yang sering ia sampaikan kepada anak buahnya. Prinsip itu bukan sekadar kata-kata. Ia menjadikannya sebagai cara hidup.

Pemimpin yang Hadir di Tengah Rakyat

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB