DALAM berbagai kesempatan, Brigjen Ali Imran kerap terlihat turun langsung ke lapangan. Tidak hanya dalam kegiatan militer, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat.
Mulai dari pembangunan jembatan gantung di daerah terpencil, membantu membuka akses jalan desa, hingga kegiatan gotong royong bersama warga. Bagi beliau, kehadiran TNI harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Di beberapa wilayah pedalaman Aceh, akses transportasi sering kali menjadi persoalan utama. Banyak desa yang harus menempuh perjalanan panjang hanya untuk mencapai fasilitas kesehatan atau pendidikan.
Melihat kondisi itu, Brigjen Ali Imran mendorong berbagai kegiatan karya bakti TNI yang melibatkan masyarakat setempat.
Jembatan gantung yang dibangun secara gotong royong bersama warga menjadi simbol dari pendekatan tersebut. Bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga tentang membangun rasa kebersamaan.
“Kalau rakyat susah menyeberang sungai untuk pergi ke sekolah atau ke pasar, kita harus hadir membantu. Itulah tugas pengabdian,” ujarnya suatu ketika.
Membentuk Generasi Muda yang Cinta NKRI
Selain kegiatan pembangunan masyarakat, Brigjen Ali Imran juga dikenal aktif memberikan motivasi kepada generasi muda, khususnya di Aceh.




