BANDA ACEH (MA)–BPKAD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) dalam rangka studi tiru dan diskusi terkait pengelolaan APBD Tahun 2025, khususnya pelaksanaan belanja hibah, Selasa (22/7/2025) di Banda Aceh.
Rombongan BPKAD Kalimantan Selatan datang dalam rangka studi tiru dan diskusi mendalam terkait penatausahaan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025, khususnya dalam hal pengelolaan belanja hibah dan aspek teknis penatausahaan keuangan daerah.
Kepala BPKA, Reza Saputra, SSTP., M.Si., yang berhalangan hadir, diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh) Kabid Akuntansi, Hasrina Husni, SE., M.Si.Ak. Ia didampingi Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Muhammad Hidayatullah, SSTP., M.Ec.Dev., Kasubbid Wilayah I Bidang Pembinaan dan Evaluasi Anggaran Kabupaten/Kota, Prayudi, SE., M.Si., serta Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda, Yopiansyah Lubis, S.Sos, beserta tim teknis dari BPKA.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan terbuka, kedua belah pihak bertukar pengalaman seputar pelaksanaan APBD, sistem penatausahaan yang efektif dan akuntabel, serta mekanisme penyaluran dan pertanggungjawaban belanja hibah.
Plh Kabid Akuntansi, Hasrina Husni, menyampaikan bahwa BPKA menyambut baik kunjungan ini sebagai ajang berbagi pengetahuan dan memperkuat jaringan antardaerah. “Kita sama-sama memiliki tujuan untuk meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, efisien, dan sesuai regulasi,” ujar Hasrina.
Kunjungan ini menjadi momentum positif untuk mempererat kerja sama antarpemerintah provinsi dan mendorong praktik pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik di seluruh Indonesia. (***)















