Berturut-Turut, Salihin Tak Tertandingi di Dapilnya 

Arhami Ketua Tim Pemenangan Salihin Anggota DPRA dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil Aceh 4 , (Wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah) selama Dua Kali Periode.

REDELONG (MA) Komentar berbagai kalangan menyebutkan bahwa Salihin, SH layak untuk dicalonkan sebagai Bupati Bener Meriah tahun 2024- 2029.

Hal ini dibuktikan dengan perolehan suara badannya yang signifikan pada masa pemilu legislatif tahun 2019-2024 dan tahun 2024-2029, kemaren.

Perbandingannya di tahun 2024 – 2029 kemaren, beliau mendapatkan suara badan sebanyak 22.684 suara, dari wilayah Aceh Tengah sebanyak 6.623 sedangkan Bener Meriah sebesar 12.061 suara, jadi total suara partai dan badan sebanyak 27.683, dimana Aceh Tengah memperoleh 8.984 dan Bener Meriah 18.699 suara.

BACA JUGA...  Tim Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi Tolak Keputusan KIP Aceh, Ada Apa?

Sedangkan pada pileg tahun 2019- 2024 lalu, suara badan Salihin mencapai hingga 20.322 suara, yang menempatkan pendatang baru di dunia perpolitikan ini menduduki kursi Dewan Perwakilan Rakyat Aceh di Banda Aceh.

Menarik untuk di tela’ah, bahwa kendatipun masyarakat mengharapkan Beliau jadi calon Bupati namun tim sukses dari tokoh politik Bener Meriah ini, menyatakan kalau untuk calon jadi Bupati Bener Meriah, masih berpikir dan perlu pengalaman lagi.

BACA JUGA...  Cabut Statement Referendum, DPD Forkab Aceh Tamiang: Mualem Adalah Sosok Pemimpin Bangsa

Hal ini diungkapkan oleh tim pemenangannya Arhami saat dikonfirmasi di kediamannya, Kampung Simpang Bahagia Bertona, (18/3/2024).

Menurut dia, Benar Salihin memiliki suara terbanyak diantara caleg DPRA yang ada di Daerah Pemilihan ( Dapil) Aceh 4, ( Wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah), sedangkan strategi yang dijalankan adalah pertama menjalankan program – program yang menyentuh masyarakat Aceh khususnya Aceh Tengah dan Bener Meriah melalui pokok pikirannya (Pokir) yang dilaksanakannya pada saat reses, baik berbentuk sarana dan prasarana, maupun memfasilitasi masyarakat dalam bidang kehidupan seperti program rumah singgah (melayani masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah) saat berada di Banda Aceh, baik berurusan terkait kesehatan dan lain sebagainya, ungkap Arhami