Bergelut Dengan Asap

Selasa, 3 Desember 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya (MA) – Asap menari-nari di dapur pembuatan Kue Ade Meutia di pinggir Kota Meuredu Pidie Jaya. Wak Nur seorang wanita tua begitu asiknya mengatur api bakaran sabut kelapa, mengubah adonan menjadi Kue Ade.

“Nyoe Kana siploh loyang yang Ka masak ( ini sudah ada sepuluh loyang yang sudah masak) ” kata Wak Nur pada media ini,(3-12-2019).

BACA JUGA...  Perusahaan Perancis Kembangkan Energi Terbarukan di Aceh

Setiap hari Wak Nur bekerja di Ade Meutia bisa menghasilkan Ade hingga 30 loyang. Untuk hasil kerjanya dia mendapatkan jerih sebesar Rp. 2.500 (dua ribu lima ratus rupiah) per loyangnya.

Adonant tepung di campur telur, gula dan santan dimasukkan dalam loyang kemudian di bakar atas dan bawah dengan sabut kelapa. Jadi tidak mengherankan bila saat proses pembakaran Kue Ade, suasana dapur Ade Meutia bergelimang dengan asap.

BACA JUGA...  Ribuan Mobil Luar Negeri Masuk ke Sabang, Masyarakat Masih Gunakan Mobil Tua

Pemilik Ade Meutia Merdu Fadli menuturkan setiap hari rata-rata dihasilkan 250 loyang Ade yang berukuran besar dan kecil. ” Ade ukuran besar seharga Rp. 28.000 dan ukuran kecil Rp. 18.000 ” ungkap Fadli . Pada AtjehDayli.id.

Fadli menuturkan usaha penganan tradisional ini, masih menemui berbagai kendala terutama keterbatasan modal usaha. Pungkasnya. (Teuku Maimun).

BACA JUGA...  Negara-Negara G-20 Sepakat Capai Pertumbuhan Ekonomi Global yang Kuat dan Berdaya Tahan

Berita Terkait

Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam
Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Memiliki Peran Strategis Perkuat UMKM
Gandeng LPPI, Bank Aceh Tancap Gas
Menjaga Amanah Selama 53 Tahun, Bank Aceh Siap Melangkah Lebih Kuat
Kolaborasi Human Initiative dan KBQ Baburrayyan Bangkitkan Petani Kopi Pascabanjir dan Longsor
Pasca Banjir Mengubah Cara Pandang, Geuchik Pon: Perlu Dukungan Pemerintah untuk Swasembada Pangan
FISIP USK Satukan Suara, Aceh Harus Jadi Pemain Utama di Blok Andaman
Pascabanjir, Geuchik Pon Sulap 40 Hektare Tambak Menjadi Sawah demi Tingkatkan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Zurich Perkuat Layanan, Resmikan Kantor Baru di Batam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Memiliki Peran Strategis Perkuat UMKM

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Gandeng LPPI, Bank Aceh Tancap Gas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Menjaga Amanah Selama 53 Tahun, Bank Aceh Siap Melangkah Lebih Kuat

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:28 WIB

Kolaborasi Human Initiative dan KBQ Baburrayyan Bangkitkan Petani Kopi Pascabanjir dan Longsor

Berita Terbaru

NANGGROE

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:16 WIB

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB

PENDIDIKAN

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agu 2026 - 20:31 WIB