Tiket Pesawat Mencekik Leher, Harga “Sadis” Harus Dihentikan

Rabu, 25 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harga tiket pesawat. Foto : Screenshot di salah satu aplikasi penjualan tiket.

Harga tiket pesawat. Foto : Screenshot di salah satu aplikasi penjualan tiket.

BANDA ACEH | MA —  Harga tiket pesawat dari Aceh kembali memantik kegelisahan publik. Lonjakan tarif yang kian tak terkendali menjelang akhir Maret bukan hanya memberatkan, tetapi telah berubah menjadi tekanan nyata bagi masyarakat yang bergantung pada transportasi udara.

Seorang calon penumpang, Moechtar (49), merasakan langsung betapa sulitnya mendapatkan tiket untuk keberangkatan 27 Maret dari Bandara Sultan Iskandar Muda menuju Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

BACA JUGA...  Masyarakat Linge Pertanyakan Kepemilikan Lahan PT. THL, Pemerintah Harus Turun Tangan

“Dari Banda Aceh sudah penuh. Kalaupun ada, harganya sangat mahal, di luar kemampuan masyarakat biasa,” ujarnya lirih.

Harapan untuk mendapatkan harga lebih terjangkau pupus saat ia mencoba rute alternatif melalui Bandara Internasional Kualanamu. Alih-alih lebih murah, tarif justru melonjak hingga kisaran Rp10 juta.

“Via Kualanamu malah tembus sampai Rp10 jutaan. Ini sungguh sadis. Seolah-olah penderitaan masyarakat dijadikan peluang,” katanya.

BACA JUGA...  Budaya Endatu Gotong Royong Bersama Bupati

Harga tersebut, lanjut Moechtar, ia temukan melalui pencarian di sejumlah aplikasi pemesanan tiket online. Angka-angka yang terpampang di layar bukan sekadar nominal, melainkan cerminan betapa jauhnya akses transportasi udara dari jangkauan rakyat.

Fenomena ini bukan sekadar keluhan personal. Penelusuran di berbagai platform perjalanan daring menunjukkan harga tiket rute Aceh–Jakarta pada periode tertentu memang melonjak drastis, bahkan pernah berada di kisaran Rp7 juta hingga Rp10 juta, terutama saat permintaan meningkat.

BACA JUGA...  Barona Raja: Terimakasih Masyarakat Aceh dan Aceh Utara

Berita Terkait

Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh
Anggota PWI Aceh Tenggara Polisikan Pemilik Akun Facebook Muhamad Saleh Selian
Piasan Pase 2026 Digelar 7 Hari, Aceh Utara Rayakan 800 Tahun Sejarah Pase
Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh
Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri
Dugaan Intimidasi Wartawan, Dandim: Ini Kesalahpahaman
Ayah Wa Dorong Pendidikan Aceh Melahirkan Generasi Islami, Unggul dan Bermartabat
HPN 2027 di Lampung Inklusif dan Kolaboratif

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:46 WIB

Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh

Jumat, 4 September 2026 - 17:09 WIB

Anggota PWI Aceh Tenggara Polisikan Pemilik Akun Facebook Muhamad Saleh Selian

Kamis, 3 September 2026 - 20:03 WIB

Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 3 September 2026 - 09:17 WIB

Musriadi: Pendidikan Aceh Tak Boleh Kehilangan Jati Diri

Rabu, 2 September 2026 - 22:07 WIB

Dugaan Intimidasi Wartawan, Dandim: Ini Kesalahpahaman

Berita Terbaru

Anggota DPR-RI asal Aceh Muslim Ayub berfoto bersama jajaran Lapas Kelas IIA Banda Aceh, saat kunker ke rumah tahanan itu, Kamis, (3/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh

Jumat, 4 Sep 2026 - 17:46 WIB