Bentara Muda Aceh: Jangan Gadaikan Tanah Beutong Ateuh demi Investasi Maut

Sabtu, 23 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Data operasional menunjukkan bahwa kedua perusahaan ini bergerak dengan pola yang serupa di wilayah yang secara fungsional merupakan penyangga utama Kawasan Ekosistem Leuser (KEL).

• PT Alam Cempaka Wangi (ACW): Bergerak dengan konsesi IUP Eksplorasi yang mencakup lahan seluas 1.820 hektare, dengan fokus komoditas tembaga. Keberadaannya di hulu sungai dianggap sebagai bom waktu bagi ekosistem hilir.

BACA JUGA...  Empat Pelaku Maisir Diringkus Polisi Di Aceh Utara

• PT Hasil Bumi Sembada (HBS): Mengincar wilayah yang bersisian dengan konsesi lainnya, dengan estimasi pengajuan IUP seluas 2.432,82 hektare.

Rozi Ananda menyoroti taktik “CSR Kemanusiaan” yang dilakukan kedua perusahaan ini pasca-bencana banjir bandang yang menerjang Beutong Ateuh pada November 2025 lalu.

“Pembagian 1.644 karung beras dan bantuan pangan bagi 822 kepala keluarga adalah upaya ‘cuci tangan’ yang manipulatif. Kami mencurigai data penerima bantuan ini disalahgunakan sebagai klaim persetujuan masyarakat atas aktivitas pertambangan,” tegas Rozi.

BACA JUGA...  Penolakan Permohonan Judicial Review AD/ART Partai Demokrat Oleh MA, Ini Tanggapan AHY

Masyarakat Beutong Ateuh bukanlah penonton awam dalam isu agraria. Sejarah mencatat kemenangan fenomenal warga pada 2019 saat berhasil menggulingkan raksasa tambang PT Emas Mineral Murni (PT EMM) hingga ke tingkat Mahkamah Agung.

Menurut Rozi, preseden kemenangan atas PT EMM adalah bukti bahwa hukum dan kekuatan rakyat bisa melumpuhkan nafsu ekstraktif. “Kami memiliki blueprint perlawanan. Apa yang kami lakukan hari ini adalah kelanjutan dari perjuangan menjaga tanah leluhur agar tidak menjadi lubang tambang yang tak berujung,” tambahnya.

BACA JUGA...  Kenali Gejala Dan Pencegahan Virus Corona

Berita Terkait

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers
Ketua PWNU Jawa Barat Dukung Komjen Pol Karyoto Jadi Kapolri
Ayah Wa: Pers Harus Tetap Dekat dengan Rakyat demi Demokrasi yang Kuat
Terima Pemred Award 2026, Nasir Djamil: Pers Harus Kembali Menjadi Suara Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 14:44 WIB

Ngobras Bersama Kadiv Humas Polri, Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Jumat, 4 September 2026 - 16:51 WIB

PWI Siap Gelar HPN 2027, Buka Ruang bagi Seluruh Konstituen Dewan Pers

Berita Terbaru

Jubir Pemkab Aceh Utara Muntasir Ramli.

PEMERINTAHAN

Jubir: DTH 10 KK Gampong Lubok Pusaka Sudah Cair

Kamis, 29 Okt 2026 - 23:10 WIB

Bersama inventor dan jajaran redaksi perusahaan, Bupati Aceh Utara Ayah Wa bahas huntap, Kamis, (29/10).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Bahas Huntap Bersama Inventor

Kamis, 29 Okt 2026 - 19:17 WIB