TAPAKTUAN (MA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan (Asel) menyalurkan bantuan masa panik kepada pihak Pesantren Darul Ihsan, Labuhan Haji yang terbakar, Senin, (2/10).
Plt. Kepala Dinas Sosial Kusaifuddin, S. Pd mengatakan, bantuan masa panik untuk para korban langsung disalurkan beberapa saat paska kejadian.
“Atas perintah Bapak Pj, bantuan langsung kami antar ke lokasi,” kata Kusaifuddin.
Menurut Kusaifuddin, bantuan masa panik itu disalurkan kepada para korban yang merupakan santri Pesantren Darul Ihsan pimpinan Abu Amran Waly al-Khalidi.
Bantuan itu, berupa, makanan pokok dan kebutuhan sehari-hari yang disesuaikan dengan standar bantuan untuk korban musibah.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Daerah (BPBD) Aceh Selatan H. Zainal, SE melalui petugas Pusdalops Agusriadi mengatakan musibah kebakaran tersebut menghanguskan 60 rangkang santri dan 1 unit kabilah.
Selain rangkang dan kabilah, peristiwa kebakaran yang terjadi di pondok Pesantren Darul Ihsan milik Abu Amran Wali Al Khalidi itu mengakibatkan pakaian, makanan dan kitab-kitab santri yang ikut terbakar.
“Usaha pemadaman dan pendinginan baru selesai dilakukan oleh petugas pada pukul 16.15 WIB. Untuk penyebab kebakaran dalam penyelidikan, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp.500 Juta,” demikian BPBD Aceh Selatan.(Maslow Kluet).




