Ayah Wa Dampingi Mentan Amran dan Ketua Komisi IV DPR RI  Titiek Soeharto di Aceh Utara 

Kamis, 15 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyambutan Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI) Andi Amran Sulaiman bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dan anggota DPR RI Fraksi Gerindra TA Khalid oleh Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil di bandara Malikussaleh Lhokseumawe, Kamis, (15/1)

Penyambutan Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI) Andi Amran Sulaiman bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dan anggota DPR RI Fraksi Gerindra TA Khalid oleh Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil di bandara Malikussaleh Lhokseumawe, Kamis, (15/1)

“Revitalisasi sawah ini harus segera dilakukan agar petani dapat kembali berproduksi. Kita dorong proses pengerjaannya melalui pemberdayaan petani setempat dengan mekanisme padat karya,” ujar Mentan Amran di sela-sela kunjungan.

Ia menegaskan, pemerintah akan membayar para petani yang terlibat langsung dalam proses revitalisasi lahan melalui sistem swakelola. Menurutnya, jika petani ikut bekerja merevitalisasi sawahnya sendiri, selain mempercepat pemulihan, hal tersebut juga dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat pascabencana.

BACA JUGA...  Kantor Imigrasi Takengon Musnahkan 13.214 Arsip

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, mengatakan bahwa dalam kesempatan tersebut Bupati Ayah Wa telah menyampaikan langsung berbagai permohonan warga terdampak banjir kepada Menteri Pertanian dan Ketua Komisi IV DPR RI. “Permohonan tersebut meliputi bantuan revitalisasi sawah, alat dan mesin pertanian (alsintan), sektor peternakan, benih unggul, pestisida, obat-obatan pertanian, pupuk, serta Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi petani yang terdampak,” ungkap Muntasir.

BACA JUGA...  Pemkab Bener Meriah Dan USK Lakukan MoU

“Bupati menekankan bahwa sektor pertanian, peternakan, dan perikanan merupakan mata pencaharian utama masyarakat Aceh Utara. Oleh karena itu, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar perekonomian warga dapat segera pulih,” ujar Muntasir.

Berita Terkait

Live TikTok Jadi Kanal Aduan, Ayah Wa Respons Cepat Keluhan Warga 
Kelola Dana Pensiun, Bank Aceh dan TASPEN Kerja Sama 
Misteri Mandeknya Pidana Lingkungan
Ayah Wa: Insyaallah 52 Ribu Jiwa Jadup Pekan Ini Cair
Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggung Jawab Lingkungan
Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
Tarmizi Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Judi Online 
Muhammad Saleh: Pak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh 

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:36 WIB

Live TikTok Jadi Kanal Aduan, Ayah Wa Respons Cepat Keluhan Warga 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Kelola Dana Pensiun, Bank Aceh dan TASPEN Kerja Sama 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:30 WIB

Misteri Mandeknya Pidana Lingkungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggung Jawab Lingkungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kelola Dana Pensiun, Bank Aceh dan TASPEN Kerja Sama 

Rabu, 19 Agu 2026 - 21:26 WIB

HUKOM

Misteri Mandeknya Pidana Lingkungan

Rabu, 19 Agu 2026 - 16:30 WIB