“Revitalisasi sawah ini harus segera dilakukan agar petani dapat kembali berproduksi. Kita dorong proses pengerjaannya melalui pemberdayaan petani setempat dengan mekanisme padat karya,” ujar Mentan Amran di sela-sela kunjungan.
Ia menegaskan, pemerintah akan membayar para petani yang terlibat langsung dalam proses revitalisasi lahan melalui sistem swakelola. Menurutnya, jika petani ikut bekerja merevitalisasi sawahnya sendiri, selain mempercepat pemulihan, hal tersebut juga dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat pascabencana.
Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, mengatakan bahwa dalam kesempatan tersebut Bupati Ayah Wa telah menyampaikan langsung berbagai permohonan warga terdampak banjir kepada Menteri Pertanian dan Ketua Komisi IV DPR RI. “Permohonan tersebut meliputi bantuan revitalisasi sawah, alat dan mesin pertanian (alsintan), sektor peternakan, benih unggul, pestisida, obat-obatan pertanian, pupuk, serta Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi petani yang terdampak,” ungkap Muntasir.
“Bupati menekankan bahwa sektor pertanian, peternakan, dan perikanan merupakan mata pencaharian utama masyarakat Aceh Utara. Oleh karena itu, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar perekonomian warga dapat segera pulih,” ujar Muntasir.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya















