AMG Segel Kantor Bupati dan Layangkan Mosi Tak Percaya kepada Eksekutif dan Legislatif Aceh Tengah

Rabu, 10 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Gayo melakukan penyegelan kantor Bupati serta membakar ban dihalaman kemudian melanjutkan aksi di gedung DPRK Aceh Tengah, Rabu (10/9).

Sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Gayo melakukan penyegelan kantor Bupati serta membakar ban dihalaman kemudian melanjutkan aksi di gedung DPRK Aceh Tengah, Rabu (10/9).

ACEH TENGAH | MA – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Gayo (AMG) melakukan aksi unjuk rasa ke Gedung DPRK Aceh Tengah dan Kantor Bupati setempat pada Rabu (9/10/2025).

Dalam aksinya, massa menyampaikan mosi tidak percaya kepada Eksekutif yaitu Bupati Aceh Tengah Haili Yoga dan Wakil Bupati Muchsin Hasan, serta Legislatif yaitu anggota DPRK Aceh Tengah yang dinilai gagal menjalankan amanah rakyat.

BACA JUGA...  Haili Yoga Sampai Ini Didepan Irsan Sosiawan Gading Saat Reses

Aksi massa yang dipimpin oleh Gilang Ken Tawar itu berlangsung sejak pagi hingga sore. Massa berkumpul di depan Gedung DPRK Aceh Tengah sambil membawa poster, spanduk, dan pengeras suara. Mereka menyebutkan sedikitnya 40 poin kegagalan eksekutif-legislatif yang dinilai merugikan masyarakat.

Dalam orasinya, Gilang meminta agar Bupati Haili Yoga dan Wakil Bupati Muchsin Hasan turun langsung menemui rakyat. Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi. Yang hadir menemui massa hanya Asisten I Sekdakab Aceh Tengah, Latif Rusdy.

BACA JUGA...  Ciptakan Sinergitas Bangun Tamiang

“Kami menilai bupati dan wakil bupati pengecut dan tidak berani menjumpai masyarakat kecil. Lebih baik mundur saja,” tegas Gilang melalui pengeras suara.

Ia menambahkan, selama kepemimpinan Haili Yoga dan Muchsin Hasan, banyak persoalan mendasar di Aceh Tengah yang tidak kunjung terselesaikan. Mulai dari persoalan tapal batas desa, kecamatan, hingga kabupaten, pembangunan Rumah Sakit Regional yang mangkrak, pembiaran terhadap tambang emas ilegal, hingga kelalaian dalam menjaga kelestarian Danau Laut Tawar.

BACA JUGA...  Limbah PT. JMI Meresahkan Masyarakat, AMG Ancam Lakukan Demo

Berita Terkait

Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan
Ayah Wa Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan Rumah Rusak Malam Ini di Live TikTok 
Lima Hari Banjir di Aceh Selatan, Ratusan Korban Masih Mengungsi
Bupati Asel H. Mirwan MS Tetapkan Darurat Bencana untuk Masa 14 Hari
Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan
100 Hari Penentuan! Ayah Wa Tantang 10 Pejabat Baru Buktikan Kinerja
Lantik 10 Pejabat, Ayah Wa Tegaskan Jabatan Bukan Hadiah
Mistan Aulia Apresiasi TNI Bangun Jembatan

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:54 WIB

Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Minggu, 1 November 2026 - 20:43 WIB

Ayah Wa Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan Rumah Rusak Malam Ini di Live TikTok 

Minggu, 1 November 2026 - 11:19 WIB

Bupati Asel H. Mirwan MS Tetapkan Darurat Bencana untuk Masa 14 Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:24 WIB

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:17 WIB

100 Hari Penentuan! Ayah Wa Tantang 10 Pejabat Baru Buktikan Kinerja

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB