TNI Bersihkan SMP Negeri 26 Takengon Pascabanjir Bandang di Aceh Tengah

Personil TNI dari Kodim 0106/Aceh Tengah bersiap siap membersihkan rumah warga terkena dampak pasca banjir Hidromertrologi di Aceh Tengah.

TAKENGON | MA —  Personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas Gulbencal) terus melakukan upaya pemulihan pascabanjir bandang dan tanah longsor di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.

Pada Jumat (6/2), sejak pukul 08.00 WIB, Satgas Gulbencal melakukan pembersihan fasilitas pendidikan di SMP Negeri 26 Takengon yang terdampak banjir bandang. Sedikitnya tujuh bangunan sekolah tertimbun lumpur dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa.

BACA JUGA...  ‎Ketua YARA Dikukuhkan Jadi Kaprodi HTN STAI Nusantara

Bangunan yang terdampak meliputi satu gedung dewan guru dengan empat ruangan, tiga ruang belajar siswa, satu gedung perpustakaan, satu mess sekolah, serta satu unit rumah dinas guru dengan tiga ruangan.

Kegiatan pembersihan melibatkan dua personel Kodim 0106/Aceh Tengah, yakni Serma Eka Pralaga dan Kopda Sabtudin Erwin, serta 13 personel Yonif TP 854/DK di bawah pimpinan Sertu Oein Zulkarnain. Selain itu, dua warga setempat turut membantu proses pembersihan.

BACA JUGA...  Sekda Aceh Tengah Apresiasi Gerakan Penghijauan Alumni SMAN 3 Pegasing di Kawasan Danau Laut Tawar

Fokus pembersihan saat ini dilakukan pada rumah dinas guru yang menjadi gedung ketujuh terdampak banjir. Hingga Jumat siang, progres pembersihan telah mencapai sekitar 68 persen.

Namun, upaya pembersihan masih terkendala keterbatasan pasokan air, yang dibutuhkan untuk membersihkan sisa lumpur di dinding dan lantai bangunan.