Aliansi Aceh dan Turki Ustmaniyah Melawan Portugis di Selat Malaka

Jumat, 3 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 Mediaaceh.co.id – Pada abad ke-16, Selat Malaka menjadi salah satu jalur perdagangan paling penting di dunia. Setelah Portugis menguasai Malaka pada 1511, peta politik dan perdagangan di kawasan berubah. Dalam situasi tersebut, Kesultanan Aceh Darussalam tumbuh sebagai salah satu kekuatan penting di bagian barat Nusantara dan menjalin hubungan diplomatik dengan Kesultanan Utsmaniyah yang berpusat di Istanbul.

BACA JUGA...  Khanduri Maulid Aceh: Warisan Kesultanan yang Menyatukan Syariat, Adat, dan Persaudaraan

Berbagai sumber sejarah menunjukkan bahwa hubungan antara Aceh dan Kesultanan Utsmaniyah telah terjalin sejak pertengahan abad ke-16. Salah satu fase penting terjadi pada masa pemerintahan Sultan Alauddin al-Qahhar (1539–1571), ketika Aceh mengirim utusan ke Istanbul untuk menjalin hubungan diplomatik serta menyampaikan permohonan bantuan dalam menghadapi situasi politik dan militer di kawasan Selat Malaka.

BACA JUGA...  Sejarah Danau Laut Tawar, Jantung Kehidupan Masyarakat Gayo

Sejumlah dokumen Utsmaniyah dan kajian para sejarawan menyebutkan bahwa permohonan tersebut mendapat tanggapan dari pemerintah Utsmaniyah. Setelah wafatnya Sultan Suleiman I (Suleiman al-Qanuni) pada 1566, kebijakan tersebut dilanjutkan pada masa Sultan Selim II. Dalam berbagai sumber disebutkan bahwa bantuan yang diberikan mencakup perlengkapan militer, ahli persenjataan, serta dukungan teknis, meskipun rincian mengenai jumlah personel dan besarnya bantuan berbeda-beda di antara berbagai sumber sejarah.

BACA JUGA...  Syekh Hamzah Al-Fansuri, Sang Cahaya Peradaban dari Aceh yang Mengukir Sejarah Islam dan Sastra Melayu

Berita Terkait

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh
Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah
Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh
Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah
Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia
Sejarah Kerajaan Pedir: Kerajaan Maritim yang Menguasai Perdagangan di Pesisir Utara Aceh
Pelabuhan Peureulak dan Jalur Sutra Maritim: Saat Aceh Timur Menjadi Pusat Perdagangan Dunia
Jejak Kesultanan Peureulak: Menelusuri Salah Satu Pusat Awal Perkembangan Islam di Nusantara

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 23:39 WIB

Sejarah Hikayat Prang Sabi: Karya Sastra yang Mengobarkan Semangat Perlawanan Rakyat Aceh

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:14 WIB

Masjid Raya Baiturrahman: Saksi Bisu Perang Aceh, Tsunami, dan Kebangkitan Serambi Mekkah

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:03 WIB

Sejarah Kerajaan Trumon Aceh Selatan: Kehulubalangan yang Berpengaruh di Pesisir Barat Selatan Aceh

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:28 WIB

Sejarah Kerajaan Jeumpa: Antara Tradisi, Hikayat, dan Bukti Sejarah

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:43 WIB

Aceh dan Jalur Rempah: Gerbang di Ujung Barat yang Menghubungkan Peradaban Dunia

Berita Terbaru

NANGGROE

Proyek Pujasera Sabang Senilai Rp 1,3 Miliar Jadi Sorotan

Minggu, 18 Okt 2026 - 20:44 WIB

RAGAM BERITA

DPW Pendawa Sumut Gelar Silaturahmi

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:38 WIB

PENDIDIKAN

PA Sukses Gelar Pendidikan Politik untuk Anggota

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:30 WIB