Air yang Kembali Pulang; Harapan Baru Petani Seuneubok Punti

Kamis, 20 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Asa menggeliat di aliran air irigasi.

Asa menggeliat di aliran air irigasi.

“Kami di Hutama Karya berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Pembangunan saluran irigasi bukan hanya soal konstruksi fisik, tetapi tentang memastikan air dapat mengalir dengan baik sehingga masyarakat [terutama petani] mendapatkan manfaat nyata di lapangan.”

DI sebuah pagi yang masih berkabut, deru mesin diesel itu terdengar pelan dari kejauhan. Bukan lagi suara alat berat yang menggali tanah, tetapi bunyi pompa air milik warga Seuneubok Punti yang kini bekerja lebih tenang karena aliran air tidak lagi sesulit tahun-tahun sebelumnya.

BACA JUGA...  Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Di hamparan sawah yang membentang, petani mulai memeriksa tangkai padi yang kian menguning.

Di antara mereka, ada senyum yang tidak lagi sekadar berharap [tetapi percaya bahwa perubahan itu sedang terjadi].

Pembangunan saluran irigasi di kawasan Seuneubok Punti, Aceh Tamiang, yang dikerjakan melalui kontraktor BUMN PT Hutama Karya, telah menjadi bagian dari percakapan warga.

BACA JUGA...  Dan Jabatan Itu Bukan Hal Sakral; Tapi Pengabdian serta Amanah Negara

Tidak semua memahami teknis pekerjaannya, tidak semua tahu bagaimana proses konstruksinya. Namun bagi masyarakat, yang paling terasa adalah satu hal; air kembali mengalir.

Suara Warga yang Kembali Optimis.

HASAN, seorang petani berusia 54 tahun, pernah bercerita bagaimana ia harus menunggu hujan turun sebelum berani menanam.

“Kalau irigasinya buntu, kami cuma bisa pasrah. Tanam sekali gagal, modal hilang, hutang nambah,” katanya sambil menyeka keringat.

Kini, meski belum sempurna dan masih membutuhkan pemeliharaan lanjutan, aliran irigasi sudah mulai menunjukkan fungsinya.

BACA JUGA...  Bantuan Menyentuh Srikandi Tamiang Untuk Korban Kebakaran

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

ORARI Aceh Tamiang Perluas Pos Pantau Bencana

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:16 WIB