Aduh, 30 Hari Tak Tidur Begini Jadinya

Selasa, 12 Juli 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

kondisi mamusia tak tidur selama 30 hari berturut-turut. Foto: Net
kondisi mamusia tak tidur selama 30 hari berturut-turut. Foto: Net

JAKARTA | Tidur merupakan bagian penting dari kehidupan kita. Tidur Bisa mengembalikan energi kita untuk menjalani kegiatan sehari-hari. Ini Yaitu alasan mengapa tidur yang cukup Bisa mempunyai konsekuensi serius untuk kesehatan fisik dan mental.

Tapi, apa yang akan terjadi bila kita tak tidur? Ya, ilmuwan Rusia menjalankan percobaan di subjek ini. Mereka membuat beberapa orang tetap terjaga selama minggu dan hasilnya benar-benar mengerikan.

di akhir 1940-an, pemerintah Rusia memilih lima orang untuk mengambil bagian di percobaan ini, Tujuannya, mereka ingin menguji gas eksperimental, yang merupakan obat yang dikatakan untuk menghilangkan kebutuhan untuk tidur di manusia.

Mereka terkunci di ruang tertutup sehingga para peneliti tak memukul gas, mereka juga dilengkapi dengan air mengalir, buku, toilet, Boga untuk bertahan untuk penuh bulan, dan tempat tidur tanpa selimut. Para tahanan hanya diberi mikrofon untuk berkomunikasi dengan para peneliti.

Tiga hari pertama berlalu dan semuanya berjalan dengan bagus. Para tahanan diberitahu bahwa mereka akan dibebaskan, bila mereka bersedia bekerja Serupa untuk tak tidur selama 30 hari. Aksi dan dialog yang peneliti telah mengamati, para tahanan Berawal Dari mengingat trauma dari masa lalu dan percakapan memburuk Seusai empat hari.

BACA JUGA...  Ketua PWI Aceh Apresiasi Polres Sabang Ungkap Kasus Oknum Wartawan Lakukan Pemerasan dan Pengancaman

Hari kelima dari tahanan Berawal Dari menunjukkan paranoia. Mereka juga Berawal Dari mengeluh mengenai situasi mereka di masa lalu dan keputusan untuk membawa mereka di sini.Lihat juga: 10 Bahaya Anemia Tidur

Hari kesepuluh. Ini Yaitu hari saat jeritan dimulai. Disorientasi satu tahanan Berawal Dari berjalan bolak-balik di di ruangan, berteriak keras. Seusai suaranya Berawal Dari melemah, Bisa aja berderit dan dokter Menyebut bahwa pita suara telah robek. Anehnya, empat tahanan lain tak bergeming Serupa sekali.

BACA JUGA...  IKAPTK Aceh Gelar Acara Malam Keakraban di Gedung Rumoh Agam Tapaktuan 

Para peneliti tak mendengar apa-apa dari di ruangan, dan mereka Berawal Dari khawatir. di hari ke-14, mereka menjalankan sesuatu di luar rencana. Untuk Bisa berkomunikasi kembali dengan para tahanan, para peneliti akhirnya memakai interkom. Para peneliti Menyebut, bila mereka tak bekerja Serupa mereka akan dibebaskan. Tapi tiba-tiba tanggapan mereka Yaitu, “Kami tak lagi ingin bebas.”

di hari 15, para peneliti Menghentikan gas, tapi para tahanan memohon gas dihidupkan kembali. Akhirnya, beberapa tentara yang dikirim untuk mengambil tahanan, tapi sayangnya hanya empat tahanan yang masih Hayati. Mereka hanya menemukan potongan-potongan tubuh tanpa paha dan dada dari tahanan yang meninggal, yang ditemukan menyumbat saluran banjir ruangan. Bahkan para tahanan yang masih Hayati terlihat seperti tanpa kulit dan daging, mereka telah dikenal untuk melukai diri sendiri.

BACA JUGA...  Mantan Anggota Dewan Ini Minta Pemerintah Jelaskan KEK

tentara paling berpengalaman takut saat diperintahkan untuk membawa tubuh keluar. Kekerasan terjadi dan Disorientasi satu tahanan dibunuh oleh tahanan lain. saat narapidana ditanya mengapa mereka menjalankan tindakan kekerasan, Disorientasi satu dari mereka hanya berkata, “Saya wajib tetap terjaga.”

Baca Juga  tutorial Hilangkan Bekas Luka dan Stretch Mark yang Terbukti Ampuh

Akhirnya para prajurit dan peneliti Berawal Dari menembak para tahanan, dan hanya ada satu tahanan yang selamat. setelah itu peneliti meminta tahanan, “Siapa kau?” Tahanan menjawab dengan tersenyum, “Apakah kalian lupa begitu Gampang? Kami Yaitu kalian.” Para peneliti akhirnya menembak tahanan terakhir tepat di jantung. Perkataan-Perkataan terakhir yang diucapkan tahanan Yaitu, “Jadi … dekat … ke..kebebasan.”

Sumber: Wikipedia Kapasitas

Berita Terkait

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Berita Terbaru

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB