Ia meyakinkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang komitmen kuat membangun ekonomi hijau dari pesisir.
Dijelaskan, guna membangun jejaring global proyek Blue Carbon yang diinisiasi oleh Manka dan Fairatmos tersebut, Bupati Armia menegaskan bahwa Pemkab Aceh Tamiang akan terus memperkuat kemitraan dengan investor hijau proses mempercepat pemulihan daerah pasca konflik melalui pendekatan ekonomi hijau.
“Inilah cara kami memastikan warisan alam dan sosial yang lebih baik bagi generasi mendatang, sekaligus momentum baru bagi Aceh Tamiang untuk memperkuat posisi sebagai laboratorium pembangunan hijau Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Founder & CEO Fairatmos, Natalia Rialucky, serta Chairman & Director Manka, Juliarta Bramansa Ottay, selaku inisiator kegiatan turut memperkuat paparan Bupati Armia.
Mereka menjelaskan proyek ini dilengkapi mekanisme MRV, skema pembiayaan & offtake, serta pembagian manfaat yang memastikan keterlibatan masyarakat lokal.
Forum internasional AtmosTalk ini juga menghadirkan pembicara kunci lainnya, antara lain Winanto Adi, Konsulat Jenderal RI di New York, yang membuka acara, Founder & CEO Fairatmos, Natalia Rialucky, serta Chairman & Director Manka, Juliarta Bramansa Ottay.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya














