Akibat Tidak Disiram, Masyarakat Makan Debu di Proyek Balohan Sabang

Senin, 27 Mei 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang (ADC)- Jalan yang melintasi kawasan proyek pembangunan dermaga balohan sabang, kondisinya sangat berdebu. Hal itu dikarenakan, pihak pelaksana proyek tidak melakukan penyiraman agar debu tidak berterbangan kemana mana.

“Akibatnya, masyarakat yang melintas di jalan kawasan proyek raksasa dermaga balohan sabang, harus makan debu.”

Padahal, masyarakat sabang selalu melintas di kawasan itu dari pagi hingga sore hari, baik itu disaat pergi maupun pulang dari beraktivitas sehari hari.

Namun debu dari proyek ini, tidak hanya dirasakan oleh masyarakat sabang saja, tapi turut juga dirasakan para pengguna jasa penyeberangan dermaga Balohan Sabang. Karena sudah pasti mereka akan melintasi kawasan proyek yang bernilai Rp.221 miliyar tersebut.

BACA JUGA...  Teknik Tanam Sayur Modern Harus Digalakkan ke Gampong-gampong

Salah seorang pengguna jasa penyeberangan kepada media ini, Minggu 26 Mei 2019 di dermaga Balohan Sabang mengatakan, seharusnya pihak pelaksana proyek, tidak membiarkan debu beterbangan sehingga dapat membahayakan pengguna jalan dan kesehatan manusia.

“Seharusnya pihak pelaksana pekerjaan proyek tersebut, harus tau, bahwa debu akibat pekerjaan ini sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Maka perlu adanya upaya untuk mengantisipasinya dengan disiram. Bukan malah di biarkan debu itu beterbangan,” ujar Maimun.

BACA JUGA...  Pj Bupati Haili Yoga Buka FGD

Selain itu, Maimun juga mengatakan, proyek sebesar itu dengan menggunakan alat berat yang begitu besar, sudah seharusnya dilengkapi dengan peralatan yang mampu menyedot debu, sehingga tidak menjadi penyàkit bagi masyarakat yang melintas di kawasan itu.

“Lihat saja disekeliling loket penjual tiket kapal cepat, debu begitu tebal dan katika angin meniup debu pun beterbangan, sehingga membuat semua orang yang berada disitu menghirup debunya,” ungkap Maimun.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang Muhammad Nasir, yang melihat langsung kelapangan mengatakan, banyaknya debu pada proyek yang dikerjakan oleh PT. Cemerlang Samudra Kontrindo, dia berjanji akan menyampaikan hal itu kepada pimpinan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS).

BACA JUGA...  DI Yogyakarta Juara Umum Cabor Panahan PON 2024

“Ini kan sebagai lokasi pelayanan publlik, jadi tidak boleh debu seperti ini. Dampaknya akan berbahaya bagi manusia terutama anak anak balita. Nanti akan saya beritahu pimpinan BPKS” kata Ketua ĎPRK Sabang ini.

Pihak pimpinan proyek dilapangan dari PT. Cemerlang Samudra Kontrindo, sulit dikonfirmasi oleh media ini, apalagi untuk ditemui. Ada kesan pihak perusahaan tersebut anti wartawan. (Jalal)

Berita Terkait

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing
Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers
Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo
Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 
Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh
Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan
Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:15 WIB

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 September 2026 - 11:10 WIB

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Selasa, 22 September 2026 - 18:30 WIB

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 September 2026 - 17:58 WIB

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Selasa, 22 September 2026 - 16:15 WIB

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

SLCN Perkuat Kesiapsiagaan Nelayan Hadapi Cuaca

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:46 WIB

RAGAM BERITA

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:15 WIB

NASIONAL

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:10 WIB

Foto bersama kedutaan besar Myanmar, Mang Hau Thang didampingi Counsellor Shwe Yi Phyo, First Secretary San Nyunt Aung, dan Chief of Chancery Htet Htet Aung dan KSMI, Ketua Umum Yan Mulia Abidin, dan pengurus lainnya, Tundra Meliala, Moko Pamungkas, Meina Paloh, M. Iksan Tauleka, Dudung Abdul Rachman, Marino. (Dok.KSMI)

OLAHRAGA

Perkuat Persahabatan Asia, Myanmar Bergabung 

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:05 WIB

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB