BANDA ACEH | mediaaceh.co.id – Kepemimpinan Inspektur Jenderal Polisi Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. di Kepolisian Daerah (Polda) Aceh kini tengah menjadi sorotan positif berbagai pihak.
Sebagai salah satu putra terbaik Serambi Mekah, jenderal bintang dua lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 ini dinilai sangat sukses membawa perubahan besar lewat pendekatan kepemimpinan yang humanis, visioner, dan berakar kuat pada nilai kearifan lokal.
Sosok perwira tinggi kelahiran Tangse dalam, 20 Juni 1968 ini membawa angin segar sejak pertama kali menahkodai Polda Aceh.
Sebagai putra daerah, beliau memiliki pemahaman sosiologis yang mendalam terhadap karakteristik masyarakat Aceh, sehingga mampu memformulasikan kebijakan keamanan yang tidak hanya tegas, tetapi juga menyentuh hati masyarakat.
Tangan dingin beliau berhasil meruntuhkan dinding pembatas psikologis yang selama ini kerap memisahkan polisi dan masyarakat.
Melalui instruksi dan keteladanan yang beliau tunjukkan, citra kantor polisi di seluruh Aceh kini berubah total dan tidak lagi menjadi tempat yang menakutkan bagi masyarakat yang ingin mengadu atau mencari keadilan.
Di samping fokus pada penguatan internal, publik menyaksikan transformasi fundamental dalam hal posisi kepolisian di tengah peradaban masyarakat.




