70 Irpom Diturunkan, Aceh Tamiang Kebut Pemulihan 2.673 Hektare Sawah Pascabanjir

Kamis, 18 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

”Kami tidak hanya fokus membersihkan lahan pascabanjir, tetapi juga memastikan sarana pendukung seperti irigasi pompa tersedia agar petani dapat kembali berproduksi dengan baik.”

[Irwan Hadi. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Perlindungan Tanaman Distanbunnak Aceh Tamiang].

  • Ribuan Hektare Lahan Pertanian Direhabilitasi, Pemerintah Perkuat Pasokan Air Demi Menjaga Ketahanan Pangan dan Mempercepat Pemulihan Ekonomi Masyarakat
BACA JUGA...  DESA-DESA YANG TIDAK LAGI SAMA

BANJIR bandang yang menerjang Aceh Tamiang pada akhir November 2025 meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat. 

Selain merusak permukiman dan infrastruktur, bencana tersebut juga menghantam sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama ribuan keluarga petani.

Enam bulan lebih pascabencana, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama Satuan Tugas Penanganan dan Rehabilitasi Rekonstruksi (Satgas PRR) terus mempercepat proses pemulihan.

Salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah memperkuat sistem pengairan melalui program Bantuan Irigasi Pompa (Irpom) di 70 titik guna mendukung percepatan produksi pertanian dan mengembalikan produktivitas ribuan hektare sawah yang terdampak.

Air Mengalir, Harapan Kembali Tumbuh

BACA JUGA...  Kembali Demo PIM, JASA Tuntut Lapangan Kerja

PEMERINTAH Kabupaten Aceh Tamiang terus mengakselerasi pemulihan sektor pertanian yang terdampak banjir bandang akhir November 2025.

Berita Terkait

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Berita Terbaru

Di lokasi yang sebelumnya terdapat Buaya Muara (Crocodylus porosus) berjemur  kini  tidak tampak lagi, namun warga masih resah.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

KESEHATAN

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:56 WIB

NANGGROE

Faisal Temui Safrizal, Dorong Percepatan Rehab-Rekon Aceh

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:41 WIB

Saat masyarakat di Tanah Jambo Aye CKG yang dilaksanakan oleh Pihak Puskesmas Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

KESEHATAN

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:16 WIB

PEMERINTAHAN

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:10 WIB