70 Irpom Diturunkan, Aceh Tamiang Kebut Pemulihan 2.673 Hektare Sawah Pascabanjir

Salah satu langkah yang ditempuh adalah penyaluran Bantuan Irigasi Pompa (Irpom) pada 70 titik untuk menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian yang telah direhabilitasi.

Program tersebut menjadi bagian penting dari upaya mengembalikan produktivitas lahan sawah yang selama berbulan-bulan tertutup material banjir berupa lumpur, pasir, dan sedimentasi.

Bupati Aceh Tamiang menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu prioritas utama dalam agenda rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

BACA JUGA...  Dinkes Bener Meriah Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Lewat Digitalisasi

Pemulihan sektor ini dinilai sangat penting karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan daerah serta keberlangsungan ekonomi masyarakat.

Melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Perlindungan Tanaman pada Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan (Distanbunnak) Aceh Tamiang, Irwan Hadi menjelaskan bahwa program Irpom merupakan bagian dari strategi pemulihan yang dilakukan secara menyeluruh.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya berfokus pada pembersihan lahan yang terdampak banjir, tetapi juga memastikan seluruh sarana pendukung pertanian dapat berfungsi kembali sehingga petani mampu melanjutkan aktivitas produksi.

BACA JUGA...  PMI Aceh Mobilisasi Bantuan Darurat untuk Korban Bencana di Daerah Ini 

Pemulihan Berdasarkan Tingkat Kerusakan

DALAM pelaksanaannya, rehabilitasi lahan pertanian dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan yang ditimbulkan bencana.