“Kami mengecam pihak luar yang berupaya memanipulasi opini publik seolah investasi ini adalah berkah. Jangan gadaikan kampung kami untuk ambisi segelintir elite,” ujar Rozi dalam responsnya menanggapi isu eskalasi tambang di Nagan Raya, akhir pekan ini.
NAGAN RAYA | mediaaceh.co.id — Suara perlawanan dari dataran tinggi Beutong Ateuh Banggalang kembali menggema dengan nada yang lebih tajam.
Ketua Umum Relawan Bentara Muda Aceh, Rozi Ananda, secara resmi menyerukan kepada seluruh elemen bangsa Aceh untuk berdiri tegak bersama warga Beutong Ateuh guna menghadang invasi korporasi tambang yang kini mengepung ruang hidup mereka.
Rozi menegaskan, kehadiran dua entitas pertambangan, yakni PT Alam Cempaka Wangi (ACW) dan PT Hasil Bumi Sembada (HBS) , bukan sekadar kehadiran investasi biasa, melainkan ancaman eksistensial yang nyata bagi keberlangsungan ekosistem dan kedaulatan masyarakat adat.
“Kami mengecam pihak luar yang berupaya memanipulasi opini publik seolah investasi ini adalah berkah. Jangan gadaikan kampung kami untuk ambisi segelintir elite,” ujar Rozi dalam responsnya menanggapi isu eskalasi tambang di Nagan Raya, akhir pekan ini.
Berdasarkan data yang dihimpun, PT ACW dan PT HBS kini menjadi titik sentral keresahan warga.




