Mandor Menunggu, Negara Bungkam?

Sabtu, 23 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DI BALIK berdirinya fasilitas umum dan proyek penanganan pascabencana di Aceh Tamiang, ada ironi yang kini mulai terasa pahit di tengah masyarakat [para mandor lokal yang mengerjakan pekerjaan di lapangan justru belum menerima bayaran].

Sementara bangunan berdiri. Pekerjaan berjalan. Aktivitas publik kembali normal.

Namun orang-orang yang lebih dahulu mengeluarkan tenaga, modal, bahkan mempertaruhkan nama baiknya kepada tukang dan toko material, justru dibiarkan menggantung tanpa kepastian.

BACA JUGA...  Positif Covid19, Dua Selesai Isolasi Mandiri Dan Satu Meninggal Dunia

Nama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) kini menjadi sorotan. Perusahaan BUMN raksasa itu disebut beralasan bahwa pembayaran kepada mandor belum dapat dilakukan karena Kementerian Pekerjaan Umum belum mencairkan pembayaran kepada pihak perusahaan.

Alasan ini terdengar administratif. Bahkan lazim dalam dunia proyek pemerintah.

Tetapi publik berhak bertanya, apakah seluruh risiko proyek negara memang harus dibebankan kepada mandor kecil di daerah?

Apakah kontraktor sebesar WIKA benar-benar tidak memiliki kemampuan untuk membayar pelaksana lapangan sebelum termin pemerintah cair?

BACA JUGA...  Danrem 022/PT Hadiri Pembukaan TMMD Ke-102 Kodim 0207/Sml

Ataukah para mandor lokal memang sejak awal hanya diposisikan sebagai “tameng cash flow” proyek?

Pertanyaan ini penting. Sebab dalam praktik proyek konstruksi nasional, perusahaan besar tidak pernah benar-benar bekerja hanya dengan menunggu uang negara turun.

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Teuku Iskandar Nahkodai ORARI Bener Meriah

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:51 WIB

Saat DS diamankan di Mapolsek Tanah Jambo Aye oleh aparat kepolisian.

HUKOM

Motor Kurir SPX Dicuri, DS Diamankan Polisi

Minggu, 1 Nov 2026 - 17:38 WIB