Gaza Terus Dibombardir, IndexPolitica: Indonesia Jangan Jadi Figuran Sandiwara Geopolitik Trump

Senin, 2 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif IndexPolitica, Alip Purnomo.

Direktur Eksekutif IndexPolitica, Alip Purnomo.

JAKARTA  | MA — Gaza terus dibombardir. Serangan terbaru Israel yang diduga melanggar kesepakatan gencatan senjata kembali menambah daftar korban jiwa serta kehancuran infrastruktur sipil. Eskalasi kekerasan ini tidak hanya memperburuk krisis kemanusiaan, tetapi juga kembali mempertanyakan efektivitas diplomasi internasional yang selama ini diklaim sebagai penjaga perdamaian global.

Lembaga kajian politik IndexPolitica menilai situasi tersebut sebagai bukti kegagalan serius forum-forum perdamaian internasional yang semakin kehilangan makna substantif. Indonesia, menurut mereka, perlu segera mengevaluasi posisinya agar tidak terus terjebak dalam diplomasi simbolik yang mahal, namun minim dampak nyata bagi penghentian kekerasan di lapangan.

BACA JUGA...  Presiden PINTER: Korupsi Telah Mengakar, Negara Berpotensi Kolaps

Direktur Eksekutif IndexPolitica, Alip Purnomo, menyebut eskalasi terbaru di Gaza sebagai momen krusial bagi Indonesia untuk meninjau ulang keterlibatannya dalam berbagai forum perdamaian global, termasuk Board of Peace (BoP) yang dinilai gagal menjalankan mandat moral dan kemanusiaannya.

“Gaza terus dibombardir, sementara janji gencatan senjata dikhianati di hadapan mata dunia. Pertanyaannya sederhana: apakah suara Indonesia sungguh didengar? Jika tidak, maka Indonesia tidak boleh terus menjadi figuran dalam forum yang mandul dan sarat kepentingan sepihak,” ujar Alip di Jakarta, Senin (2/2).

BACA JUGA...  Dek Pulanglah, Kami Sangat Merindukanmu dan Anak - Anak

Berita Terkait

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Longsor Menghantui Pengguna Jalan 
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Senin, 21 September 2026 - 19:46 WIB

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Sabtu, 19 September 2026 - 21:33 WIB

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Berita Terbaru

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB

Petugas melayani beberapa warga yang membeli paket pasar murah di Gerai KDMP Gampong Air Pinang Tapaktuan, Senin, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

EKBIS

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:58 WIB

Usai menyerahkan kursi roda, Bunda Salma berbincang-bincang dengan Samsuddin Pasaribu salah warga yang sakit lumpuh di Gampong Samakurok, Selasa, (22/9).

PEMERINTAHAN

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:15 WIB

FEATURE

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:36 WIB