MENUNGGU RUMAH, MENJAGA MARTABAT

Selasa, 27 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

“Kami memahami warga lelah menunggu. Karena itu, Dana Tunggu Hunian adalah jalan tengah agar penyintas tidak terus hidup dalam kondisi tidak layak. Negara hadir, meski rumah permanen belum selesai dibangun.”

[Iman Suhery, SSTP, MSP. Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang].

  • Dana Tunggu Hunian di Antara Puasa, Janji Negara, dan Waktu yang Tak Pernah Cukup
BACA JUGA...  MENAGIH KEPASTIAN DI TANAH PENGUNGSIAN

DI TENDA-TENDA darurat yang kian menua, waktu berjalan lebih lambat dari janji. Hujan telah reda, lumpur mengering, tetapi bagi para penyintas bencana di Aceh Tamiang, satu hal masih tertahan; rumah untuk kembali pulang.

Menjelang Ramadan, ketidakpastian itu terasa semakin berat. Di tengah situasi tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery, SSTP, MSP mengambil posisi yang tegas sekaligus manusiawi; jangan menunggu tanpa daya.

Negara, kata dia, menyediakan jalan antara [Dana Tunggu Hunian (DTH)] agar penyintas tetap bisa hidup layak sambil menunggu hunian tetap (huntap) selesai dibangun.

BACA JUGA...  Membangun Ekonomi Daerah Dengan Koperasi

ANTARA MENUNGGU DAN BERTAHAN

IMAN Suhery menekankan bahwa proses pembangunan hunian tetap membutuhkan waktu. Faktor teknis, administrasi, hingga anggaran membuat huntap tidak selalu bisa diselesaikan dalam tempo singkat.

“Daripada warga bertahan di kondisi tidak layak, lebih baik memanfaatkan Dana Tunggu Hunian,” ujar Iman.

Dana tersebut diberikan Rp600 ribu per kepala keluarga per bulan, sebagai bantuan tunai sementara. Tujuannya jelas: meringankan beban hidup penyintas, terutama menjelang Ramadan, ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.

BACA JUGA...  Mengapa Self Development Penting bagi GEN Z dan Millenial?

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Anto Genk Apresiasi SPS Workshop Series: AI Jadi Peluang Baru

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:39 WIB

Ketua PSI Provinsi Aceh, Anwar Tgk. Rabo.

PERISTIWA

PSI Aceh: Jangan Viralkan Identitas Anak di Ruang Digital

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:34 WIB

KESEHATAN

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:58 WIB

NEWS FEATURE

SLCN Perkuat Kesiapsiagaan Nelayan Hadapi Cuaca

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:46 WIB

RAGAM BERITA

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:15 WIB