Misterius Bau Hilang Warga Tak Mau Pulang dari Pengungsian 

Kamis, 28 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR | MA Sejak Minggu (24/8/2025) hingga Kamis (28/8/2025) hari ini, sudah empat hari puluhan kepala keluarga dari Gampong Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, masih bertahan di pengungsian sementara di kantor kecamatan setempat. Mereka memilih meninggalkan rumah masing-masing karena mengaku terganggu dengan bau menyengat yang diduga berasal dari salah satu sumur migas milik PT. Medco.

BACA JUGA...  Dukung Bupati Aceh Utara, M. Rani Soroti Ketimpangan Pembiayaan Kesehatan

Bau itu, menurut warga, menyebabkan sejumlah gejala kesehatan seperti sakit tenggorokan, sesak napas, mual, hingga muntah-muntah. Meskipun pihak berwenang menyatakan kualitas udara aman, namun rasa trauma dan kekhawatiran membuat warga belum berani kembali ke rumah.

Sejumlah warga menyebut, aroma menyengat itu muncul sejak PT. Medco melakukan perawatan salah satu sumur migas yang berjarak sekitar 1,2 kilometer dari pemukiman, tepatnya sejak 2 Agustus 2025 lalu.

BACA JUGA...  Abi Muhib Bakal Kembali Memimpin PDA

Informasi yang diterima masyarakat, perawatan sumur tersebut telah selesai pada Minggu (24/8/2025). Namun, bau diduga limbah gas masih sesekali tercium hingga memaksa warga mengungsi.

Kejadian ini mengingatkan warga pada peristiwa serupa pada September 2023 lalu. Saat itu, sebanyak 80 kepala keluarga dari Dusun Buket Mamplam (CV 8) juga pernah mengungsi ke kantor Camat Banda Alam akibat menghirup udara beraroma gas. Insiden tersebut meninggalkan trauma mendalam, sehingga ketika kasus serupa kembali terjadi, masyarakat memilih langkah cepat dengan meninggalkan rumah.

BACA JUGA...  Sambil Patroli, Polisi Amankan Seorang Pemuda Karena Memiliki Sabu

Berita Terkait

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Kapolres Sabang Pimpin Pencarian WN Malaysia Hilang Menyelam

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Rabu, 16 September 2026 - 19:33 WIB

Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Rabu, 16 September 2026 - 07:37 WIB

Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Berita Terbaru

Oplus_131072

RAGAM BERITA

Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:58 WIB

NANGGROE

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:53 WIB

RAGAM BERITA

WALHI: Selamatkan Bumi

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:44 WIB

Penyambutan Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) pada acara HUT Kabupaten Pidie Ke-515 tahun.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:13 WIB

Skuat Aceh Timur Di Gala Siswa Nasional (GSI) Tingkat Provinsi Aceh.

OLAHRAGA

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:49 WIB