Sabang (MA) – Hari gini masih ada pihak-pihak jang berani bermain untuk mendapatkan anggaran besar sampai-sampai untuk memuluskan hasrat hati sejumlah orang diduga dipaslukan tanda tangan sebagai bukti duiungan berdiri Koperasi Berkah Sabang Indah. Tujuannya adalah untuk mendapatkan dana dari Zakat, infaq, sedekah dan wakaf (Ziswaf), Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat.
Proses pembentukan Kelompok Penerima Manfaat Berkah Indah Sabang (BSI) di Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, pada 5 Agustus 2024 yang digagas oleh Bangun Sejahtera Indonesia (BSI) Maslahat, diselimuti dugaan manipulasi serius.
Fakta mencengangkan terungkap dalam daftar hadir acara pembentukan tersebut. Dari total 142 orang yang tercatat, belasan tanda tangan diduga kuat sama persis meski tercantum dengan nama berbeda. Dugaan ini mengindikasikan adanya pemalsuan tanda tangan massal yang berpotensi mencederai legalitas dokumen resmi.
Ironisnya, meski setiap halaman daftar hadir diparaf oleh dua orang, indikasi pemalsuan tanda tangan tetap dibiarkan lolos tanpa koreksi. Padahal, berita acara tersebut turut ditandatangani oleh pihak BSI Maslahat (tanpa nama jelas), Ketua Kelompok Irwansyah, dan diketahui oleh Pj. Keuchik setempat, Ardiansyah yang kini menjabat sebagai Pj Keuchik Gampong Aneuk Laot dan merangkap ajudan Wali Kota Sabang.




