Spiritualitas Publik sebagai Pondasi Pembangunan: Refleksi dari Zikir Akbar Aceh Selatan

Sabtu, 21 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Muhammad Ali Akbar, M. Pd.I

ACEH  SELATAN kembali menunjukkan wajah religiusnya melalui pelaksanaan Zikir Akbar dan Doa Bersama pada Jumat, 20 Juni 2025, di Alun-Alun Tapaktuan.

Dengan tema “Menuju Aceh Selatan Maju, Produktif, dan Mandiri,” kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang ibadah massal, tetapi juga momentum strategis untuk merekatkan masyarakat dalam bingkai spiritualitas publik.

BACA JUGA...  Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Saya berkesempatan menghadiri langsung kegiatan ini. Dari lokasi acara, saya menyaksikan ribuan masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Aceh bahkan dari luar provinsi seperti Sumatera Barat dan Riau, larut dalam suasana kekhusyukan dan haru.

Ribuan suara berpadu dalam lantunan zikir, mencerminkan semangat kolektif yang amat jarang dijumpai dalam kerangka acara formal pemerintahan.

BACA JUGA...  Dua Unit Ruko dan Rumah Hunian Hangus Terbakar di Aceh Selatan 

Zikir bukan sekadar ritual, melainkan bentuk sublimasi kesadaran kolektif yang menghubungkan manusia dengan Tuhan dan sesamanya.

Dalam konteks pembangunan daerah, spiritualitas publik seperti ini adalah pondasi yang sangat penting. Ia memperkuat etos kerja, membangun moralitas sosial, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap kemajuan bersama.

Ketika doa dan harapan disatukan dalam satu majelis, maka lahirlah optimisme baru tentang masa depan daerah.

BACA JUGA...  Menanti Kiamat Ekologi: Mengapa Banjir Bandang Aceh Tamiang akan Jauh Lebih Dahsyat di Masa Depan?

Berita Terkait

Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Berita Terbaru

Oplus_131072

RAGAM BERITA

Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:58 WIB

NANGGROE

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:53 WIB

RAGAM BERITA

WALHI: Selamatkan Bumi

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:44 WIB

Penyambutan Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) pada acara HUT Kabupaten Pidie Ke-515 tahun.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:13 WIB

Skuat Aceh Timur Di Gala Siswa Nasional (GSI) Tingkat Provinsi Aceh.

OLAHRAGA

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:49 WIB