Urgensi Evaluasi dan Penetapan Direktur Utama BAS, Antara Kepentingan dan Profesionalisme

Sabtu, 4 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Swwaluddin Buselia, S.I.P / Peneliti Lembaga Emirates Development Research (EDR)

Swwaluddin Buselia, S.I.P / Peneliti Lembaga Emirates Development Research (EDR)

BANDA ACEH (MA) Dalam setahun terakhir, Bank Aceh Syariah (BAS) menghadapi berbagai tantangan signifikan yang memerlukan kebijakan strategis serta evaluasi menyeluruh. Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah kekosongan posisi strategis Direktur Utama (Dirut) definitif yang hingga kini belum terisi.

Peneliti Lembaga Emirates Development Research (EDR), Awwaluddin Buselia, S.I.P., dalam siaran persnya pada Sabtu (4/1/2025), menegaskan pentingnya percepatan pengisian posisi ini. Menurutnya, Pemegang Saham Pengendali (PSP) perlu segera mengambil langkah strategis untuk memastikan kinerja BAS semakin sehat dan berkembang.

BACA JUGA...  Pj Bupati Mahyuzar Terima Bantuan Sosial dari Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah 

“Namun, waktu pelaksanaan percepatan ini menjadi tanda tanya. Mengapa upaya ini baru diwacanakan menjelang akhir masa jabatan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh? Mengapa tidak dilakukan sejak awal masa tugasnya?” ujarnya.

Awwaluddin menyarankan agar Pj Gubernur tidak tergesa-gesa dalam melantik pejabat strategis di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), termasuk BAS, di penghujung masa jabatannya. Sebaliknya, langkah tersebut sebaiknya diarahkan pada persiapan transisi yang mulus kepada gubernur definitif hasil pemilihan rakyat Aceh.

BACA JUGA...  Haili Yoga Surati Ahmad Marzuki Terkait Penggeseran Venue Cabor Ini

“Penggantian pejabat strategis di masa transisi, terutama jika terindikasi bermuatan politis, dapat mencederai kredibilitas institusi. Apalagi, informasi mengenai calon Direktur Utama yang diajukan telah tiga kali gagal lolos uji kelayakan dan kepatutan semakin memperumit situasi ini,” tambahnya.

Berita Terkait

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat
Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 12:10 WIB

DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Rabu, 16 September 2026 - 17:19 WIB

Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB